Berita Kotabaru

Pedagang Kuliner di Kotabaru Terdampak Wabah Corona, Pendapatan Hanya Rp 300-400 Ribu Per Malam

Pedagang Kuliner di Kotabaru Terdampak Wabah Corona, Pendapatan Hanya Rp 300-400 Ribu Per Malam

Pedagang Kuliner di Kotabaru Terdampak Wabah Corona, Pendapatan Hanya Rp 300-400 Ribu Per Malam
banjarmasinpost.co.id/herliansyah
Wisata Kuliner di kawasan Siringlaut sepi pengunjung setelah merebak virus Corona melanda negeri 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Pendapatan pedagang kuliner hampir di semua lapak di Wisata Kuliner, Siringlaut Kotabaru menurun drastis.

Sebelumnya beberapa pedagang mendapat penghasilan Rp 1,5 juta sampai Rp 2 juta permalam.

Dalam tiga hari (malam) terakhir pendapatan hanya berkisar Rp 300 ribu sampai Rp 400 ribu.

Penurunan omzet pedagang rata-rata 80 sampai 90 persen dari biasanya, karena sepinya pengunjung dampak wabah Virus Corona (Covid-19) di negeri ini.

"Waduh sepi sekali, sudah tiga malam ini. Semalam paling ada tiga sampai empat pengunjung. Itu pun kadang ada yang membungkus untuk dibawa pulang," ujar Langgeng salah satu pedagang kuliner di kawasan Siringlaut.

Bukan Avigan & Klorokuin! Ilmuwan Temukan Obat Virus Corona, Pasien Covid-19 Kritis Pun Sembuh?

Tak Bisa Cium Al El Dul, Maia Estianty Serukan Soal Virus Corona, Istri Irwan Mussry Singgung Ini

Anugerah bagi Driver Ojol Ditengah Wabah Virus Corona, Sepi Order Tapi Makan Gratis Tetap Ada

Ceramah Ustadz Yusuf Mansyur Tentang Puasa Syaban 2020, Ikhtiar Umat di Tengah Pandemi Virus Corona

Menurut Langgeng, sepinya pengunjung setelah satu orang di Kalsel dinyatakan positif Covid-19, membuat Pemprov Kalsel menaikkan status tanggap darurat, disusul gencarnya patroli petugas berwenang.

"Biasanya (sebelum merebak Corona) semalam pendapatan Rp 1,5 juta. Sekarang tidak bisa lagi. Penurunan hampir 80 persen," ujarnya.

Senada diungkapkan Anto, pedagang kuliner lainnya, semenjak isu Corona merebak, pendapatannya pun turun drastis oleh sepinya pengunjung.

"Drastis sekali turunnya selama tiga malam ini. Sekitar 90 persen," terangnya dengan nada lesu, Kamis (26/3/2020) malam.

Membuatnya tambah bingung di tengah sepinya pengunjung, ada rencana Pemerintah Daerah menerapkan pajak 10 persen.

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved