Berita Kalteng

Pembangunan Jalan Layang Bukitrawi Kalteng Tahun Ini Dilanjutkan, Segini Besaran Dananya

Kementrian PUPR, akan melakukan pembangunan jalan layang di Desa Bukitrawi, Kalteng dalam tahun 2020 ini, sehingga untuk sementara

Banjarmasinpost.co.id/Faturahman
Menghindari jalan tergenang air di Desa Bukitrawi Kecamatan Kahayan Tengah, Pulangpisau. PUPR Pusat membangun jalan layang sepanjang 2,8 kilometer yang selama ini menjadi titik banjir. Tahun ini pembangunannya dilanjutkan dan tuntas tahun 2021 mendatang dioperasionalkan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Kementrian PUPR, akan melakukan pembangunan jalan layang di Desa Bukitrawi, Kalteng dalam tahun 2020 ini, sehingga untuk sementara pengendara tetap lewat jalan bawah yang yang hingga, Jumat (27/3/2020) masih terendam air akibat luapan Sungai Kahayan.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Tengah, Shalahuddin, mengatakan pengerjaan lanjutan jalan layang sepanjang 2,85 kilometer tersebut sudah masuk dalam kontrak tahun jamak atau pengerjaannya dengan kontrak multiyears dari dana APBN.

Menurut dia, dalam tahun 2020 hingga 2021 nilai kontrak kerja mencapai Rp200 miliar lebih. Sedangkan, proyek penyelesaian jalan layang Bukitrawi ditargetkan rampung pada 2021 mendatang sehingga akan langsung dioperasioalkan untuk umum.

Anugerah bagi Driver Ojol Ditengah Wabah Virus Corona, Sepi Order Tapi Makan Gratis Tetap Ada

Viral di Medsos, Oknum Perwira Pukuli 3 Bintara hingga Masuk RS Ditahan Propam, Ini Fakta-faktanya

UPDATE Wuhan China, Kota Penyebar Covid-19, Lockdown Dicabut Warga Hubei Hirup Udara Bebas

Jalur Trans Kalimantan Poros Tengah Terendam Banjir, Warga Antre Tunggu Giliran Lewat Bukitrawi

Bahkan dia mengatakan, peresmian proyek jalan nasional yang didorong Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tersebut rencana nantinya akan dilakukan oleh presiden atau Menteri PUPR, karena jalan itu merupakan jalan trans kalimantan poros tengah menghubungkan Kalteng dan Kalsel.

Salahudin, mengungkapkan, bila nantinya , jalan layang Desa Bukitrawi yang berada di daerah timur Kalteng ini tuntas dan operasional pada tahun 2021, tidak ada lagi jalan-jalan penghubung antar daerah yang terendam air pada saat musim penghujan.

Saat ini pembangunan jalan layang tersebut baru sepanjang 800 meter dan belum operasional, sehingga, para pengndara dari DAS Barito maupun dari arah Palangkaraya yang lewat masih menggunakan jalan yang ada di samping bawah jembatan, sehingga masih harus lewati titik banjir saat musim hujan seperti sekarang. banjarmasinpost.co.id / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved