Pilkada Kalsel 2020

Pilkada Banjar 2020: Pilbup Ditunda karena Corona, Andin Cooling Down Namun Blusukan Lakukan ini

Pilbup Ditunda karena Corona, Andin Cooling Down Namun Blusukan Lakukan ini

BANJARMASINPOST.CO.ID/ROY
Bagi-bagi masker kepada pengendara yang melintas di kawasan simpang empat Jalan A Yani-Sekumpul, Martapura, Kabupaten Banjar, Kalsel, Rabu (25/3/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Mewabahnya virus corona atau covid-19 kian memunculkan dampak yang luas.

Tak cuma melesukan sendi-sendi perekonomian, tapi juga memaksa penyelenggara pemilihan umum menunda pelaksanaan pemilu serentak 23 September 2020.

Penundaan tersebut tentu mencabik jadwal kegiatan yang telah direncanakan oleh para bakal calon kepala daerah.

Termasuk bagi para bakal calon bupati/wabup di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Salah satu bakal calon bupati Banjar, Dr Andin Sofyanoor mengaku legowo.

RSUD Idaman Banjarbaru Ditunjuk Jadi RS Rujukan Covid-19, Sekda H Said Abdullah Sebut Belum Siap

Perut Buncit Gisella Anastasia Disorot Saat Foto Mesra Bareng Wijin, Ini Penampakannya

Ahmad Dhani Pisah dengan Putra Maia Estianty karena Dampak Virus Corona, Suami Mulan Jameela Begini

Pasalnya wabah covid-19 yang melanda dunia saat ini sesuatu yang tak terduga, tak seorang pun yang menginginkan hal ini terjadi.

"Karena itu tiap kita mesti arif bijak. Kalau rugi ya pasti rugi. Tapi kerugian kami tak sebesar dampak terhadap masyarakat luas. Kerugian sudah jadi kenyataan, tapi kita juga harus menghargai keputusan pemerintah pusat dan daerah," ucapnya, Jumat (27/3/2020).

Semua pihak, sebutnya, saat ini penting untuk menaati imbauan pemerintah dan arahan aparat kepolisian.

Seperti tidak melakukan konkow atau ke tempat berkumpul monologi maupun dialogis.

Sebagai salah satu peserta pilbup dirinya juga mesti cooling down, tidak melakukan pengumpulan massa dalam jumlah banyak atau lebih dari seratus orang.

"Namun kami tetap akan melakukan kegiatan sosial dengan cara menjaga jarak, datang ke rumah-rumah membagi masker," tandasnya.

Andin memastikan pada kegiatan blusukan ke perkampungan tersebut pihaknya tidak akan melakukan dialog, murni cuma membagikan masker.

Sekaligus sosialisasi mengenakan masker.

"Sekaligus memberi selebaran berisi imbauan dan tentang pentingnya cuci tangan. Syukur-syukur jika nanti kami bisa sekalian membagikan hand sanitizer. Belum bisa memastikan karena sulit juga mendapatkannya," tandas Andin.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved