Berita Kalteng

Selama Libur Siswa di Kalteng Diberikan PR Agar Tetap di Rumah Hindari Covid-19 & Keluyuran di Jalan

Selama Libur Siswa di Kalteng Diberikan PR Agar Tetap di Rumah Hindari Covid-19 & Keluyuran di Jalan

Selama Libur Siswa di Kalteng Diberikan PR Agar Tetap di Rumah Hindari Covid-19 & Keluyuran di Jalan
Banjarmasinpost.co.id/Faturahman
Sejumlah pelajar di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, karena bosan di rumah malaR menyempatkan diri menonton latihan balapan di jalan kosong di Lingkar Utara Sampit, belum lama tadi. 

BANJARMASINOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pemerintah telah meliburkan proses belajar mengajar di sekolah, namun tetap diberikan pekerjaan rumah (PR) selama libur, sehingga pelajar SMPN-2 Palangkaraya tetap mengerjakan tugas di rumah lewat media daring agar tidak keluyuran di jalan.

Memang, beberapa pelajar mengaku awalnya pembelajaran dengan model baru tersebut melelahkan dan bosan , karena harus di rumah saja dan tidak dilakukan dengan cara tatap muka, seperti biasa sehingga hanya lewat media daring, kadang sebagian siswa merasa bosan.

"Ya, banyak sekali tugas yang diberikan, mengerjakannya sendirian, tidak ada tatap muka dengan guru , sehingga kadang terpaksa nanya dengan orang tua, jika tidak bisa, itupun kadang ortu sebisanya," ujar Alfian, salah seorang pelajar di Palangkaraya, Jumat (27/3/2020).

Buruh Siap Beraksi dan Gelar Demo Jika Ada Pengusaha Tak Bayar THR dengan Alasan Wabah Covid-19

Anugerah bagi Driver Ojol Ditengah Wabah Virus Corona, Sepi Order Tapi Makan Gratis Tetap Ada

POTRET Menyedihkan RS di Spanyol, Kondisi Batuk-batuk Pasien Corona Tidur di Lantai yang Dingin

Pola belajar di rumah menggunakan media daring, ini juga dilakukan di SMP Negeri-2 Palangkaraya. Pola pengajaran kepada peserta didik dilakukan dengan dua cara, yakni secara online dan penugasan lewat aplikasi media sosial WhatsApp.

"Pengajaran sementara kita lakukan secara daring (dalam jaringan). Ada yang dengan peserta didik membuka aplikasi pengajaran, seperti Ruang Guru, ada yang penugasan langsung," ujar Hj Masriah, guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SMP Negeri-2 Palangkaraya

Masriah menjelaskan, khusus mata pelajaran PAI, ada beberapa penugasan rutin yang disampaikan kepada siswa-siswa beragama Islam."Terutama pendalaman agama islam serta banyak membaca alquran menghafal surah pendek misalnya.

Siswa diberikan penugasan meningkatkan ibadah, di antaranya menjalankan kewajiban salat 5 waktu, ditambah membaca surah-surah Al'quran, dan membuat laporan rutin." Penugasan dan evaluasi kita lakukan lewat WhatsApp, ujar mantan pengurus MUI Provinsi Kalteng itu," ujarnya.

Ditambahkannya, penugasan ini disesuaikan dengan jadwal pelajaran siswa masing-masing setiap harinya, sehingga tidak berbeda dengan saat sebelum libur akibat virus Corona." Orangtua dapat mengawasi anak-anaknya tetap belajar di rumah, menghindari bermain di luar sebagai bagian dari kepatuhan pada imbauan pemerintah dan pihak terkait," ujarnya.
(banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved