Wabah Virus Corona

Curhat Pilu Perempuan Drivel Ojol, Debt Collector Tetap Menagih, Video Jokowi Tak Laku Malah Cari SK

Presiden Jokowi menegaskan untuk penangguhan pembayaran cicilan kredit semua sektor selama setahun karena mewabahnya Virus Corona.

KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Pengemudi ojek online menunggu penumpang di Kawasan Stasiun Sudirman, Jakarat Pusat, Rabu (11/3/2020). Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi menaikan tarif ojek online untuk zona 2 atau wilayah Jabodetabek pada 16 Maret 2020. Kemenhub memutuskan untuk menaikan tarif batas bawah (TBB) ojol sebesar Rp 250 per kilometer (km) menjadi Rp 2.250 per km, dari sebelumnya Rp 2.000 per km. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Presiden Jokowi menegaskan untuk penangguhan pembayaran cicilan kredit semua sektor selama setahun karena mewabahnya Virus Corona.

Bahkan Jokowi melarang debt collector untuk melakukan penagihan kredit tersebut.

Namun, penegasan Presiden Jokowi itu rupanya dipandang sebelah mata oleh pihak leasing dan tetap menurunkan debt collector untuk melakukan penagihan secara paksa.

Contohnya Latifah, seorang pengemudi ojek online ini mengaku didatangi debt collector untuk ditagih cicilan kendaraannya.

Ia pun menunjukkan video Presiden Joko Widodo yang menyatakan penangguhan cicilan selama setahun untuk pengemudi ojek online.

UPDATE Kasus Virus Corona di 28 Provinsi di Indonesia dan Segini Penambahan Pasien Covid-19

Ungkap Positif Terinfeksi Virus Corona, Striker Persib Wander Luiz Sebut Dirinya Baik-baik Saja

Buckingham Khawatir Ratu Elizabeth Terpapar Corona, Sempat Bertemu PM Inggris yang Positif Covid-19

Pamer Swafoto Ditengah Corona Merebak, Cristiano Ronaldo Dikritik Mantan Presiden Juventus

Namun hal itu tidak lantas membuat pihak leasing mengurungkan niatnya untuk menagih cicilan dari Latifah.

Latifah menceritakan, debt collector itu datang ke rumahnya di kawasan Condet, Jakarta Timur, Jumat (27/3/2020) sore ini.

"Tadi sore saya baru saja sampai, tiba-tiba datang kolektor nagih, padahal baru telat tiga hari," kata Latifah saat dihubungi Kompas.com, Jumat malam.

Latifah lalu menjelaskan kepada debt collector itu bahwa ia belum memiliki uang untuk membayar cicilan. Ini adalah cicilan motornya yang ke-20.

Biasanya, ia selalu tepat waktu dalam membayar cicilan motor. Baru kali ini ia terlambat membayar karena kesulitan ekonomi.

Halaman
123
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved