Superball

Gabung ke Bali United, Pesepakbola Putri Asal Kalsel Ini Ingin Bela Barito Putera

Kiprah Pesepakbola putri asal Kalsel Mey Putri Selpia H yang memperkuat Bali United terhenti karena Covid-19

istimewa
Mey Putri Selpia H yang memperkuat Bali United. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Akhirnya ada juga pemain sepakbola Banua yang bisa bermain klub besar di Liga 1 Indonesia. Dia adalah pesepakbola putri, Mey Putri Selpia H yang memperkuat Bali United.

Mey yang berposisi sebagai striker bahkan selalu menjadi pemain inti bersama tim asal Pulau Dewata di kompetisi Liga 1 putri Indonesia musim 2019 lalu itu.

Sayang kiprah Mey dan para pesepakbola putri Tanah Air lainnya terhenti di musim 2020 lalu karena ketidakpastian jadwal kompetisi akibat pendemi virus covid-19 atau Corona sejak beberapa hari lalu.

"Kalau musim lalu selalu main namun musim ini kan kompetisi Liga 1 terhenti," kata Mey.

Ungkap Positif Terinfeksi Virus Corona, Striker Persib Wander Luiz Sebut Dirinya Baik-baik Saja

Pamer Swafoto Ditengah Corona Merebak, Cristiano Ronaldo Dikritik Mantan Presiden Juventus

Dampak Virus Corona, Kompetisi Terancam Dihentikan, ini Sikap Barito Putera dan Martapura FC

Mey menjelaskan awal mula bergabung ke klub besar asal Bali itu berkat usaha presiden klub Barito Putera Hasnuryadi Sulaiman.

Pada 2017 lalu Mey yang awalnya pemain pro futsal League diajak bergabung membela tim sepakbola putri Kebumen Angel. Tidak berapa lama Mey ditawari Hasnuryadi Sulaiman ikut tampil di Bengawan Cup II 2017 mewakili club Siliwangi.

"Klub ini kan Barito Putera juga jadi sponsor jadi ya mu saja," kata Mey.

Rupanya penampilan apik Mey dalam menjebol jala lawan di pantau pihak Bali United. Sehingga dia dikontrak untuk bergabung tampil di Liga 1 musim 2019 yang kickoff digelar pada September 2019 lalu.

Liga 1 Putri yang baru pertama digelar hanya diwakili klub 10 besar saja. 10 tim ini dibagi jadi 2 Grup. Grup A. Tira persikabo, Persib, Persija, PSIS Semarang, PSS sSleman. Lalu grup B ada Persipura, Bali United, Persebaya, Arema, PSM Makasar.

"Nah kebetulan saya selalu diturunkan terus jadi striker, tapi pada putaran 2 tidak main sama skali karena cidera," tambah Mey.

Ketika hendak persiapan memasuki musim kedua kompetisi sepakbola di Tanah Air justru dihentikan dan menunggu keputusan resmi kapan akan digelar.

Kapten tim Barito Putera Rizky Rizaldi Pora Isi Liburan dengan Menggowes Sepeda Lipat

Virus Corona Merebak, Djanur Sarankan Pemain Barito Putera Jangan Beraktivitas di Luar

Mey sendiri mengaku sebenarnya sangat ingin membela tim kebanggaan Banua Barito Putera. namun di musim pertama Barito Putera tidak memiliki tim sepak bola putri.

"Makanya saya memilih gabung di Bali United kalau Barito Putra ada tentu saya akan memilih tim kesayangan Banua kita," pungkas dia. (banjarmasin post.co.id/Khairil rahim)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved