Berita Tabalong

Sebanyak 60 Desa di Kabupaten Tabalong Daftarkan Aparaturnya Sebagai Peserta BPJS

Pemerintah Kabupaten Tabalong, Kalsel, meminta para aparat desa untuk mendaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan.

BANJARMASINPOST.CO.ID/RENI KURNIAWATI
ILUSTRASI - Pelayanan BPJS di Kabupaten Tabalong, Kalsel, Selasa (17/3/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Pemerintah Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel), meminta para aparat desa untuk mendaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan.

Program ini dijalankan sejak 2017 dan hingga saat ini ada 60 desa yang telah mendaftarkan aparat desanya menjadi peserta BPJS Kesehatan.

Pembayaran iuran untuk BPJS Kesehatan para aparat desa diambilkan dari dana desa,  hal ini telah sesuai dengan peraturan.

Kepala BPJS Tabalong, Ideham Halik,  Sabtu (28/3/2020), mengatakan, dari 120 desa sudah 60 desa yang mendaftarkan aparatnya menjadi peserta BPJS.

Kesal Baim Wong Diam-diam Keluar Rumah saat Wabah Corona, Paula Semprot Ayah Kiano Pakai Disinfektan

Pesan Terakhir Pasien Virus Corona di RSUD Kabupaten Tangerang, Titip Pesan ke Jokowi dan Terawan

Terbaru Corona di Kabuapten HST, ODP Jadi 125 Orang

VIDEO Cegah Corona: Pengunjung Duta Mall Banjarmasin Gunakan Tusuk Gigi untuk Pencet Tombol Lift

UPDATE COVID-19 KALSEL - Jumlah PDP di Kalsel Bertambah 5 Orang, 2 Diantaranya Balita

Pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada seluruh desa yang masih belum melaksanakan program ini karena sebenarnya program ini sangat membantu para aparat desa.

Untuk pendaftaran aparat desa akan disesuaikan dengan masa jabatan, sehingga ketika masa jabatan berakhir maka BPJS Kesehatan akan dilanjutkan secara mandiri oleh yang bersangkutan.

"Aparat desa bisa mendaftarkan aparat inti dan juga staf disesuaikan dengan anggaran," ujarnya. 

(Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved