Wabah Corona di Kalsel

UPDATE COVID-19 BANJARMASIN, ODP dan ODR Corona di Banjarmasin Bertambah, Rapid Test Terbatas

UPDATE COVID-19 KALSEL, ODP dan ODR Corona di Banjarmasin Bertambah Rapid Test Terbatas

Tayang:
Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Seolah tidak mengalami penurunan, pembaharuan data Gugus Tugas penanganan Covid-19 Banjarmasin terus mengalami peningkatan.

Berdasarkan data terakhir yang dirilis Ketua Gugus Tugas penanganan Covid-19 Banjarmasin, Sabtu (28/3/2020) pukul 23.00 Wita, jumlah orang dengan pemantauan (ODP) kembali bertambah.

Jika sebelumnya hanya berjumlah 87 orang, hingga Sabtu malam, orang dengan pemantauan kembali bertambah sebanyak 15 orang dan menjadi 102 ODP.

Tidak hanya ODP, perubahan data juga menunjukkan kenaikan diriis Gugus Tugas penanganan Covid-19 Banjarmasin pada kasus orang dengan risiko sebanyak 930 orang dari sebelumnya hanya 895 pada Jumat (27/3/2020).

Solusi Atasi Virus Corona Dibahas Sandiaga Uno, Wisnutama & Anies Baswedan, Prilly Bicara Covid-19

Kepala Irwan Mussry Disorot Maia Estianty, Ibu Al El Dul Bertemu Suami Pasca Isolasi Diri Covid-19

VIRAL Pengantin Kenakan Jas Hujan & Masker saat Akad Nikah di KUA, Novia: Mempelai ODP Corona

Pesan Terakhir Pasien Virus Corona di RSUD Kabupaten Tangerang, Titip Pesan ke Jokowi dan Terawan

"Sedangkan untuk PDP atau pasien dalam pengawasan sampai saat ini sebanyak empat orang, dengan satu diantaranya telah terkonfirmasi positif," jelas Ketua Gugus Tugas penanganan Covid-19 Banjarmasin, Machli Riyadi.

Tak henti-hentinya Gugus Tugas penanganan Covid-19 Banjarmasin juga memberikan imbauan kepada masyarakat kota seribu sungai untuk menjalankan anjuran pemerintah.

Seperti selalu membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat, menjaga jarak sosial, dan rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Sehingga dengan demikian diharapkan mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Banjarmasin terputus.

"Ayo kita sayangi keluarga kita, karena kita tinggal di Banjarmasin dan saat ini sudah ada satu yang positif tetapi sesungguhnya kita tidak tahu berapa riil nya," jelasnya.

Sosok Penemu Vaksin Anti Covid-19 Diungkap Wirang Birawa, Peneliti ITB Bicara Virus Corona Berakhir

"Karena keterbatasan rapid tes saat ini, yang bisa dilakukan bersama adalah self monitoring, self karantina bagi masyarakat yang datang dari zona merah, " tambahnya lagi.

Ia juga mengatakan satu lagi langkah sederhana yang bisa dilakukan oleh masyarakat untuk memutus mata rantai penularan virus corona di Banjarmasin, yakni pihaknya berencana untuk membentuk kampung bebas COVID 19.

"Ya, hal ini sangat sederhana sekali, namun manfaatnya luar biasa. ayo kita bersama-sama melakukan sebuah Swadaya dan mendeklarasikan secara bersama sama sebagai bentuk kebersamaan melawan COVID 19 di Banjarmasin," jelasnya.

Masih Machli, tidak terkecuali kepada para insan pers di kota Banjarmasin, ia juga mengharapkan bisa turut serta dalam mensosialisasikan ke masyarakat melalui media sosial dan lainnya demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

(Banjarmasinpost.co.id /Ahmad Rizki Abdul Gani)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved