Travel HST

Serunya Melihat Pengunungan Meratus dari Kampung Bambu HST, Paling Berkesan Saat Matahari Terbit

Suara khas pegunungan itu terdengar sayup-sayup saat berkunjung ke Kampung Bambu Tandilang Kecamatan Batang Alai Timur Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Tayang:
Penulis: Eka Pertiwi | Editor: Didik Triomarsidi
Banjarmasinpost.co.id/eka pertiwi
Kampung Bambu Tandilang Kecamatan Batang Alai Timur Kabupaten Hulu Sungai Tengah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Krikk krrikkk...Suara Jangkrik terdengar. Suara khas pegunungan itu terdengar sayup-sayup saat berkunjung ke Kampung Bambu Tandilang Kecamatan Batang Alai Timur Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Berkendara selama satu jam dari pusat Kota Barabai, terbayar rasa penat selama perjalanan.

Kampung Bambu diibangun di lahan seluas empat hektare, spot wisata baru ini bisa menjadi pilihan rekreasi bersama teman atau keluarga.

Dipenuhi dengan kolam ikan nila. Kampung Bambu ini masih asri khas daerah pegunungan.

Kampung Bambu Tandilang terdapat beberapa spot mulai dari gazebo, lokasi spot foto mirip kapal tepat dibangun di atas bukit. Untuk sampai di lokasi ini, perlu mendaki gunung.

Perbedaan Gaji Terbaru PNS 2020, Golongan 1 Rp 1,5 Juta Sedang Golongan 4 Rp 5.9 Juta, Ini Daftarnya

VIRAL Video Perempuan Nekat Pacu Motor Melawan Arah di Tol Cempaka Putih, Ngebut & Tak Pakai Helm

Warga Italia Kelaparan Setelah Lockdown 3 Pekan, Jarah Supermarket dan Berteriak: Kami Butuh Makan!

Rumah Rp 15 Miliar Milik Sule Disemprot Desinfektan, Ayah Rizky Febian & Putri Delina Cegah Covid-19

Namun, saat tiba lelah terbayar. Bahkan, dari puncak gunung di Kampung Bambu, dapat dilihat pegunungan meratus termasuk gunung Halau-Halau.

Rumah bambu juga menghiasi lokasi wisata ini, spot foto dari hiasan bambu, hingga jembatan terbuat dari bambu.

Yap, bahan baku bangunan di Kampung Bambu Tandilang, terbuat dari bambu. Pengoelola Wisata Kampung Bambu, Ali, membeberkan selain spot untuk bersantai dan berselfie, pihaknya juga menyediakan tempat seperti musala dan aula serbaguna serta toliet.

Yang paling menarik dari bukit di Kampung Bambu dapat melihat matahari terbit.

"Kalau lagi bagus cuacanya, matahari terbit paling bagus di sini," katanya.

Dibuka sejak pukul 05.00 hingga 17.00 Wita, pengunjung dapat menghabiskan waktu bersama keluarga.

Ali mengatakan, pengunjung paling sering datang bersama keluarga pada hari Minggu. Bahkan, pengunjungnya bisa mencapai 50 orang.

Kampung Bambu Tandilang, dibangun sejak Agustus 2018. Bahkan, pengelola juga menyediakan ikan nila untuk disantap bersama. Harganya hanya Rp 70 ribu per kilogram.

Kampung Bambu Tandilang Kecamatan Batang Alai Timur Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Kampung Bambu Tandilang Kecamatan Batang Alai Timur Kabupaten Hulu Sungai Tengah. (Banjarmasinpost.co.id/eka pertiwi)

"Banyak yang pesan ikannya saja," ujarnya.

Untuk ke sana tak perlu merogoh kocek dalam-dalam. Biaya masuk hanya Rp 5 ribu dan Rp 5 ribu untuk parkir sepeda motor.

Selain itu, sewa gazebo hanya Rp 15 ribu. Pengunjung Kampung Bambu Tandilang, Nunur, mengaku senang melihat pemandangan di ketinggian.

"Ini bagus sekali. Banyak spot yang ditawarkan. Baru masuk saja sudah ditawarkan indahnya pemandangan," katanya. (wie)

(Kampung Bambu/Eka Pertiwi)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved