Berita Kotabaru

Ditolak Warga, Sekda Kotabaru Cari Alternatif RS Darurat Corona

Sekretaris Daerah Kotabaru Drs H Said Akhmad mengakui adanya penolakan warga terkait pemanfaatan rusunawa untuk rs darurat covid-19

banjarmasinpost.co.id/herliansyah
Sekda Kotabaru Drs H Said Akhmad mengakui adanya penolakan warga terkait pemanfaatan rusunawa untuk RS Darurat Covid-19. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Rencana Pemkab Kotabaru memanfaatkan Rusunawa di Jalan Perikanan, Desa Dirgahayu, Kecamatan Pulaulaut Utara sebagai lokasi alternatif untuk RS Darurat pasien Virus Corona (Covid-19) ditolak warga.

Kini Pemkab Kotabaru tengah mencari alternatif tempat pengganti untuk mengisolasi pasien Virus Corona.

Sekretaris Daerah Kotabaru Drs H Said Akhmad yang dikonfirmasi tidak menepis munculnya penolakan warga karena adanya kekhawatiran terhadap penyakit tersebut.

Padahal sebelumnya jelas Said Akhmad, Pemerintah Daerah setiap hari menyosialisasikan bahkan menggemakan terkait Covid-19 melalui media massa, radio dan lainnya. Baik mengenai penanganan maupun pencegahan.

"Makanya mudah-mudahan tidak ada (Covid-19). Hanya kita tetap diwajibkan tetap memiliki tempat karantina (isolasi). Dan, sebelumnya kita tetapkan di rusunawa," katanya.

Gubernur Kalsel Perpanjangan Masa Tanggap Darurat Covid-19

Ketua DPRD Kotabaru Syairi Mukhlis Cek Posko di Wilayah Perbatasan

Begini Cara Penjahit di Banjarmasin Ini Bantu Lawan Covid-19, Bikin 100 Masker

Khawatir ini, Warga Kotabaru Tegas Menolak Rusunawa Jadi Tempat Isolasi Pasien Corona

Setelah ada penolakan masyarakat, dengan dasar kekhawatiran ini pihaknya harus ada alternatif tempat untuk rencana RS Darurat pasien Covid-19 tersbeut.

"Tapi kita kan tidak hanya rusunawa, tempat isolasi. Ada beberapa alternatif. Gunung Meranti ada di Politeknik ada. Kalau masyarakat menolak ya kita geser ke lain. Jangan sampai juga kekhawatiran masyarakat menjadi masalah," lanjut Said.

Maka dari itu, sebagai alternatif lain adalah mess Politeknik. Selain siap difungsikan, juga tersedia ranjang.

"Makanya ditinjau dulu kelengkapannya. Kalau memang layak di situ (mess Politeknik) yang akan ditetapkan," pungkas Said Akhmad. (banjarmasinpost.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved