Berita Banjarmasin

Habib Aboe Bakar Alhabsyi Soroti Pemerintah Kala Tangani Virus Corona

Cara pemerintah menanangani pandemi Virus Corona menjadi sorotan Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kalsel Habib Aboe Bakar Alhabsyi

istimewa/habib aboe bakar al habsyi
PARIPURNA - Habib Aboe Bakar Alhabsyi saat hadiri Rapat Paripurna DPR RI. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pandemi Virus Corona atau COVID-19 masih belum usai. Dan itu menjadi perhatian semua kalangan, tak terkecuali Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kalsel Habib Aboe Bakar Alhabsyi.

Dalam Rapat Paripurna DPR RI, Habib Aboe Bakar mengatakan, fakta burukya Case Fatality Rate atau Angka kematian rata-rata di Indonesia sangat tinggi. Saat ini paling tinggi di Asia, dan menemnpati urutan kedua setelah Italia.

Rasio kematian akibat Corona di Indonesia saat ini adalah 8,8 persen, bisa dikatakan angka ini adalah dua kali lipat rasio kematian secara global yakni 4,65 persen..

Mengutip Filsuf Yunani Kuno Cicero, Salus Populi Suprema Lex Esto yang artinya Hukum Tertinggi Adalah Keselamatan Rakyat.

Solusi Keluarga yang Ingin Urus Jenazah Korban Covid-19 Diungkap Ustadz Abdul Somad

Anggota Komisi II DPRD Kalsel Sumbang Separuh Gaji untuk Penanganan Covid-19

Ketua Harian GTPPP Covid-19 Kalsel Minta Warga Jangan Remehkan Virus Corona

Pemprov Kalsel Kucurkan Rp 56 Miliar Mengatasi Corona dan 4 Lokasi Karantina

Tentunya hal ini sesuai dengan amanah konstitusi kita Keselamatan dan kemakmuran rakyat merupakan tujuan utama bernegara, seperti yang tertulis dalam Alinea ke-4 pembukaan UUD 1945, yang intinya Negara harus menjamin melindungi segenap bangsa Indonesia.

"Pemerintah sedari awal terlihat sangat santai mengatasi Corona, dibilang virus ini tidak akan masuk Indonesia, dibilang pula akan sembuh sendiri, dibilang lagi tidak perlu pakai masker. Yang akhirnya sikap santuy ini menimbulkan kebijakan yang amburadul, akibatnya 9 dokter meninggal dan 62 positif Corona,"ungkap dia kepada banjarmasinpost.co.id, Selasa (31/3/2020).

Pemerintah, imbuhnya, juga lebih memilih memberikan diskon pesawat dari pada melakukan lockdown, akibatnya penyebaran Covid-19 saat ini lebih masif.

"Kita sekarang kuwalahan, karena ribuan orang dari Jakarta mudik ke kampung," katanya.

Sebagai anggota DPR yang memiliki hak budgeting, Habib Aboe Bakar Alhansyi terhenyak ketika pemerintah mau membuka rekening donasi untuk menangani wabah Corona ini.

"Saya rasa, secara kelembagaan DPR perlu mengingatkan pemerintah untuk lebih serius, sekali lagi lebih serius dalam penanganan wabah Covid-19,"tegasnya.

Halaman
12
Penulis: Rendy Nicko
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved