Berita Bisnis

Leasing di Banjarmasin Telah Terima Pengajuan Restrukturisasi dari Debitur

Wabah covid-19 memukul dunia usaha, banyak debitur yang terdampak, leasing di Banjarmasin bahkan sudah menerima pengajuan restrukturisasi kredit

Istimewa/M Sarpudin
Proses pengajuan permohonan restrukturisasi oleh debitur di MNC Finance Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Salah satu leasing di Banjarmasin yakni MNC Finance telah menerima laporan pengajuan dari 50 debitur untuk restrukturisasi kredit.

Kepala Cabang MNC Finance Banjarmasin, M Sarpudin menjelaskan, pengajuan dapat dilakukan bagi debitur yang langsung terdampak Covid-19 dan debitur yang membayar angsuran secara tertib atau tidak ada tunggakan terhitung sejak pengumuman resmi Presiden Joko Widodo atas masuknya virus corona di Indonesia Per 2 Maret 2020 lalu.

"50 debitur tersebut mereka baru konsultasi via telepon untuk syarat dan tata cara pengajuan. Yang sudah melengkapi syarat ada sekitar delapan debitur. Untuk debitur yang menjadi pasien positif Covid-19 harus dilengkapi surat keterangan dokter," jelasnya kepada Banjarmasinpost.co.id, Selasa (31/3/2020).

Jadwal dan Amalan Malam Nisfu Syaban 2020, Simak Juga Keutamaannya

Bayaran dr Tirta Selama Jadi Influencer Lawan Wabah Virus Corona Diungkap

Tagar #Dirumahaja Tak Perlu ke Bank, Uang Pensiun PNS Bisa Diambil di ATM

Berdasarkan jenis usaha sesuai kebijakan pemerintah, yang mendapatkan kelonggaran yakni pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan plafon pinjaman kurang dari Rp 10 miliar, nelayan, dan ojek online.

Namun diakui Sarpudin, ada pula jenis usaha lain yang turut terdampak penerapan phsycal distancing yang dijalankan pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Dikatakannya, salah satu debitur dari MNC Finance memiliki usaha event organizer (EO).

Yang mana dalam pengerjaannya, EO berfungsi sebagai pengatur sebuah acara yang mengumpulkan masa, misalnya resepsi perkawinan dan hajatan lainnya.

"Secara otomatis usaha mereka terganggu karena selama penerapan social distancing tidak boleh menggelar acara yang dihadiri khalayak. Debitur tersebut harus membuat surat permohonan untuk penangguhan angsuran ke finance yang kemudian ditindaklanjuti di manajemen. Namun harus menunggu proses reschedule karena ada perbankan yang belum siap," urainya.

Ditambahkan Sarpudin yang juga jabat Bendahara Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Banjarmasin, masing-masing leasing berbeda dalam mengeluarkan surat keputusan terkait kelonggaran kredit.

Ada beberapa leasing yang belum lakukan rapat internal di tingkat manajemen yang menyebabkan kebijakan belum dapat direalisasikan.

Halaman
123
Penulis: Mariana
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved