Berita Banjarbaru

PLN Diskon 50 Persen Biaya Penyambungan Listrik untuk Masyarakat Kurang Mampu

Perusahaan Listrik Negara (PLN) memberi keringanan kepada pelanggan yang hendak melakukan penyambungan listrik tarif Rumah Tangga.

PLN KALSELTENG
Petugas PLN saat melakukan aktivitas penyebarluasan informasi terkait Pomo Pasang Baru, beberapa waktu lalu. 

BANJARBARUPOST.CO.ID, BANJARBARU - Tidak hanya berfokus dalam menyediakan pasokan listrik yang andal, PLN juga berkomitmen mendorong pemberdayaan perekonomian di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Salah satunya dengan pemberian diskon biaya penyambungan listrik sebesar 50 persen bagi masyarakat yang terdaftar dalam Basis Data Terpadu (BDT) Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) atau yang berada di daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T).

Manager Komunikasi PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (PLN UIW Kalselteng), Syamsu Noor, mengatakan, promo ini diberikan kepada calon pelanggan yang hendak melakukan penyambungan listrik tarif Rumah Tangga dengan daya 450 VA dan 900 VA.

“Saat ini, listrik menjadi salah satu pendorong perekonomian masyarakat. Untuk itu, PLN ingin memberikan kemudahan melalui promo tersebut,” ujar Syamsu, Selasa (31/3/2020).

Syamsu mengajak masyarakat untuk segera mengikuti promo yang dilaksanakan mulai dari tanggal 11 Maret 2020 hingga Desember 2022 tersebut.

Melalui promo ini, calon pelanggan dapat melakukan penyambungan listrik dengan harga yang lebih murah atau setengah dari harga normal.

“Apabila normalnya biaya penyambungan pasang baru untuk tarif rumah tangga 900 VA sebesar Rp 843.000, maka dengan mengikuti promo ini, calon pelanggan cukup membayar setengah dari biaya tersebut, yakni Rp 421.500 saja, belum termasuk biaya SLO dan materai,” ungkapnya.

Syamsu menyampaikan, terdapat beberapa syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi calon pelanggan untuk menikmati promo ini, di antaranya adalah terdaftar dalam Basis Data Terpadu (BDT) Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) atau berada di daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T).

Selain itu, calon pelanggan juga harus menyiapkan dokumen seperti fotokopi kartu identitas (KTP/SIM) pemilik atau pengguna bangunan, gambaran denah atau peta lokasi rumah, serta surat kuasa apabila permohonan tidak dilakukan oleh pemilik bangunan atau diwakilkan.

“Setelah memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku, calon pelanggan dapat segera mengajukan permohonan pasang baru melalui Contact Center PLN yang dapat diakses menggunakan ponsel dengan menekan kode area diikuti 123, telepon 123, website www.pln.co.id, atau datang langsung ke loket PLN terdekat,” pungkasnya. (*/htw)

Penulis: R Hari Tri Widodo
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved