Wabah Corona di Kalsel

Batasi Orang Masuk Kalsel, Bupati dan Wali Kota Diminta untuk Antisipasi

Gubernur Kalimantan Selatan ( Kalsel ) meminta bupati dan wali kota untuk menghitung dampak dari pembatasan orang.

HUMAS PEMPROV KALSEL UNTUK BPOST GROUP
Kepala BPBD Kalsel yang juga Ketua Harian Gugus Tugas Pencegahan Pengendalian dan Penanganan (GTPPP) Covid-19 Kalsel, Wahyuddin, Rabu (1/4/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Sebagai tindak lanjut dari Surat Keputusan (SK) tentang Pembatasan Arus Orang, Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) sudah membuat surat edaran kepada bupati dan wali kota dalam rangka antisipasi terhadap dampak yang akan muncul. 

Ketua Harian Gugus Tugas Pencegahan Pengendalian dan Penanganan (GTPPP) Covid-19 Kalsel, Wahyuddin, Rabu (1/4/2020), mengatakan, dalam surat edaran itu disebutkan bahwa bupati dan wali kota diharapkan untuk menghitung dampak sosial maupun ekonomi yang terjadi atas kebijakan ini.

"Tak hanya itu, bupati dan wali kota juga diharapkan dapat memantau keamanan dan kesehatan para petugas kesehatan yang menjadi ujung tombak dalam pelaksanaan tugas-tugasnya. Bupati dan wali kota agar mengerahkan seluruh sumber daya yang ada baik itu personel, peralatan, dan anggaran. Terutama, diharapkan bisa menyediakan kamar baik di rumah sakit swasta maupun puskesmas,” kata lelaki yang disapa Ujud.

GTPPP Covid-19 Kalsel Sebut ODP di Banjarbaru Sebanyak 188 Orang

Pembatasan Orang Masuk Kalsel, Maskapai Dibatasi 1 Penerbangan

Dampak Covid-19 di Kalsel, Terminal Bandarmasih Ditutup

UPDATE CORONA KALSEL - Gubernur Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19

Bahkan, sambung Ujud, agar setiap kabupaten dan kota dapat menangani Pasien Dalam Pengawasan (PDP). 

"Jadi, penanganan pertama dilakukan di RS setiap kabupaten dan kota setempat untuk PDP. Apabila diperlukan penanganan lebih lanjut, maka diharuskan untuk dirujuk ke RS rujukan yang telah ditetapkan," tandas lelaki  yang juga Kepala BPBD Kalsel itu. (Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved