Wabah Corona di Kalsel

Disdik Kalsel Pertimbangkan Masa Belajar Di Rumah Saat Masih Wabah Corona

Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan ( Kalsel ) masih belum mengeluarkan keputusan memperpanjang belajar di rumah bagi pelajar.

BANJARMASINPOST.CO.ID/NURHOLIS HUDA
Kepala Disdikbud Kalsel, HM Yusuf Effendi, Selasa (31/3/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Belajar di rumah yang diterapkan pada masa tanggap darurat virus corona atau Covid-19 di Kalimantan Selatan ( Kalsel ) akan berakhir 5 April 2020.

Namun, Kadisdik Kalsel, HM Yusuf Effendi, belum merancang untuk memperpanjang sebelum adanya tiga pertimbangan yang sudah dimiliki.

"Kami akan memperpanjang masa belajar di rumah, berdasar tiga hal dulu," sebutnya, Selasa (3/4/2020).

Pertama, berdasar edaran perpanjangan di tingkat pusat.

Kedua, SK Gubernur tentang Tanggap Darurat masih berlaku atau tidak.

Ketiga, meminta pertambangan Dinas Kesehatan untuk melihat arahan serta saran di kala situasi kondisi rawan atau tidak.

Saat Wabah Corona, Sekolah Al Mazaya Banjarmasin Pilih Sistem Pembelajaran Virtual

Belajar di Rumah, SMKN 2 Marabahan Terapkan Sistem Quizizz

Belajar dari Rumah Cegah Corona, Begini Trik Efektif Mengajar Tutor Bahasa Inggris di Martapura

UN SD dan SMP se Kota Banjarmasin akan Ditiadakan Pascaperpanjangan Masa Belajar di Rumah

Positif, Presiden Jokowi Tiadakan Ujian Nasional 2020, Respon Merebaknya Covid-19

Kalau ternyata rawan, sambung Yusuf Effendi, maka pihaknya kemudian bisa mengambil tindakan dengan kebijakan memperpanjang masa pembelajaran hingga 14 hari ke depan.

Mengenai di Banjarmasin, lebih dulu dia tak mempermasalahkan.

Sebab, Banjarmasin lebih dulu membuat surat dan sudah habis masa berlakunya sehingga dipandang perlu diperbarui.

"Kalau Kalsel, kami lihat dulu nanti sampai tanggal 5 April," sebut HM Yusuf Effendi.

Halaman
12
Penulis: Nurholis Huda
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved