Wabah Corona di Kalsel

Imbas Corona, Penahanan Mantan Ketua KPU Banjarmasin Diperpanjang

Tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur belum bisa disidangkan di PN Banjarbaru karena dampak dari wabah virus corona.

BANJARMASINPOST.CO.ID/APRIANTO
Ketua KPU Banjarmasin, GM, langsung ditahan di Polres Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kamis (30/1/2020). 

BANJARMASIN POST CO.ID, BANJARBARU - Pandemi virus corona atau Covid-19, turut berdampak terhadap perkembangan kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur yang dilakukan mantan Ketua KPU Banjarmasin, Gusti Makmur.

Masa tahanan Gusti Makmur harus diperpanjang oleh Kejaksaan Negeri Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan ( Kalsel ).

Hal itu menyusul adanya wabah covid-19 yang mengakibatkan kasusnya belum bisa dilimpahkan ke pengadilan.

Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Pidum), Budi Mukhlis, Rabu (1/4/2020), mengatakan, adanya wabah Covid-19  membuat pihaknya belum bisa melakukan pelimpahan kasus ini ke pengadilan.

Apalagi, pihaknya juga mendapatkan Surat Edaran Mahkamah Agung RI Nomor 1 Tahun 2020, 23 Maret 2020, tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Selama Masa Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Lingkungan Mahkamah Agung RI dan Badan Peradilan di Bawahnya.

BREAKING NEWS: Diduga Lakukan Pencabulan, Ketua KPU Banjarmasin Ditetapkan Polisi Sebagai Tersangka

Korban Tak Kenal Ketua KPU Banjarmasin yang Kini Ditahan Polres Banjarbaru Kalimantan Selatan

Video Penjelasan Kapolres Banjarbaru Dugaan Pencabulan Menyeret Ketua KPU Banjarmasin Jadi Tersangka

DKPP RI Berhentikan Gusti Makmur Sebagai Ketua KPU Banjarmasin, Komisioner Tunggu Pengganti

Bawaslu Kalsel Turut Laporkan Gusti Makmur ke DKPP

"Sesuai dengan edaran ini, akhirnya kami meminta perpanjangan penahanan ke pengadilan sesuai dengan pasal 25 KUHP selama 30 hari, terhitung dari 30 Maret hingga 28 April mendatang," katanya, kemarin.

Dikatakannya bahwa Gusti Makmur statusnya merupakan tahanan jaksa dan dititipkan di Lapas kelas II B Banjarbaru.

"Karena situasi wabah Corona ini, kasus belum bisa dilimpahkan ke pengadilan," lanjutnya.

Meski begitu, ditegaskannya bahwa surat dakwaan sudah lengkap dan siap untuk dilimpahkan ke pengadilan. Hanya saja, karena adanya wabah ini, pihaknya belum bisa melakukan pelimpahan ke pengadilan..

Pihaknya berharap, wabah corana bisa segera berakhir sehingga kasus bisa segera dilimpahkan ke pengadilan untuk disidangkan.

"GM dititipkan sebagai tahanan penyidik. Karena kondisi darurat ini, untuk persidangan tahanan juga tidak bisa keluar dari lapas" lanjutnya.

Diketahui, kasus ini  sudah masuk tahap P21.

Penyidik Kejari Banjarbaru telah mengantongi barang bukti dan keterangan saksi.

Tersangka Gusti Makmur terancam hukuman minimal 6 tahun, maksimal 15 tahun penjara.

Kasus ini terjadi pada 25 Desember 2019, tersangka Gusti Makmur diduga melakukan tindak asusila kepada anak dibawah umur. (Banjarmasinpost.co.id/Aprianto)

Penulis: Aprianto
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved