Galeri Kembang Ilung Kabupaten HSU

Kirim 700 Tas Purun dari Galeri Kembang Ilung Kabupaten HSU ke Belanda

Produk Galeri Kembang Ilung, Desa Banyu Hirang, Kecamatan Amuntai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Utara ( HSU ), Kalsel, diminati warga mancanegara.

BANJARMASINPOST.CO.ID/DONY USMAN
Perajin Galeri Kembang Ilung di Desa Banyu Hirang, Kecamatan Amuntai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Utara ( HSU ), Kalimantan Selatan ( Kalsel ), Selasa (31/3/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Kerajinan tangan eceng gondok dan purun yang dihasilkan Galeri Kembang Ilung milik Sopianor di Desa Banyu Hirang, Kecamatan Amuntai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Utara ( HSU ), Kalimantan Selatan ( Kalsel ), ternyata tak hanya diminati masyarakat lokal.

Dengan keunikan yang dihasilkan, produk kerajinan dari Galeri Kembang Ilung juga banyak diminati orang-orang dari luar negeri.

Diceritakan Sopianor, pihaknya pernah mengirim contoh lewat temannya yang ada di Yogyakarta, produk berupa karpet yang berbahan eceng gondok dan ternyata berhasil membuat orang Korea tertarik.

Namun karena permintaannya sangat banyak yaitu 10.000 lembar per bulan membuat pihaknya kewalahan untuk bisa mengambulkan.

VIDEO Mengunjungi Galeri Kembang Ilung Sentra Kerajinan di Kabupaten HSU

Galeri Kembang Ilung Kabupaten HSU Dirintis Kelurga Sejak 2005

Semula Berkarya di Rumah, Kini Adi Galeri Kerajinan Khas Kabupaten HSU

Galeri Kembang Ilung Kabupaten HSU Serap Warga Desa Jadi Tenaga Kerja

Kemudian juga ada yang dari Cina datang untuk memesan barang dan juga ada pesanan dari Belanda berupa sedotan dari purun.

"Kama pernah kirim tas yang berbahan purun sebanyak 700 buah ke Belanda," katanya.

Sedangkan untuk di Indonesia sendiri hasil kerajinannya sudah pernah dijual hampir ke seluruh daerah. (Banjarmasinpost.co.id/Dony Usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved