Otomotif

Ninja 250 4-Silinder Gagal Mengaspal, Ini Komentar Pecinta Kawasaki Indonesia

Banyak loyalis Kawasaki di Indonesia yang menantikan kehadiran motor sport tersebut.

Istimewa
Kawasaki Ninja ZX-25R, motor sport 250 cc dengan empat silinder, diperkenalkan di Tokyo Motor Show 2019. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Kawasaki Ninja 250 4-silinder alias ZX-25R gagal meluncur di Indonesia karena beberapa masalah.

Meski demikian masih menjadi menjadi perbincangan hangat, sebab banyak loyalis Kawasaki di Indonesia yang menantikan kehadiran motor sport tersebut.

Steven Chandra, Ketua Ninja Owner Club (NOC) mengatakan, untuk kategori motor 250 cc dengan mesin 4-silinder bisa menjadi kombinasi yang luar biasa.

Social Distancing Efek Covid-19, Honda Berikan Fasilitas Home Service bagi Konsumen

Bernuansa Retro Styling City Scrambler, Kawasaki Kenalkan Varian Anyar W175 TR Dibanderol Segini

Driver Gojek Bawa Kawasaki Ninja 250 Saat Demo di Kedubes Malaysia, Tak Terima Dihina Miskin

"Tampilannya sudah tidak perlu dipertanyakan lagi. Dari info yang beredar harganya sekitar Rp 130 jutaan. Tapi, kalau sampai di bawah Rp 100 jutaan pasti antreannya akan panjang sekali," ujar Steven, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.


Kawasaki Ninja ZX-25R Racer Custom Model(Kawasaki Motors Japan)

Steven mengatakan, dirinya dapat informasi sudah ada beberapa diler yang membuka jalur pemesanan atau pre-order.

Teman-teman komunitas lainnya yang ada di Bali juga sudah ada yang ikut pre-order.

Singgih Baharuddin, pengguna setia Ninja RR mengatakan, tampilannya masih setema dengan varian model Ninja lainnya. Selain itu, performanya diyakini sangat mumpuni untuk track day.

"Tapi, untuk dipakai harian di Jakarta sepertinya kurang cocok. Powerband-nya terlalu panjang untuk jalan perkotaan yang macet seperti Jakarta. Kalau tidak salah, peak-nya (tenaga puncak) kan di 18.000 rpm," kata Singgih.

Menurutnya, jalanan yang banyak stop and go, pasti akan membuat pengendaranya jengkel. Sebab, belum sempat merasakan kemampuan mesinnya, tapi sudah harus berhenti lagi.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved