Berita Banjarmasin

Dewan Dakwah Islamiyah Kalsel Peringati Hari NKRI di Banjarmasin

Mohammad Natsir Allahuyarham menyampaikan pidato dalam sidang parlemen DPR Republik Indonesia Serikat (RIS) agar Indonesia kembali ke NKRI.

BANJARMASINPOST.CO.ID/SYAIFUL ANWAR
Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Provinsi Kalsel peringati hari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Kamis (2/4/2020). 

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARMASIN - Peringatan Hari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ke-70 yang jatuh 3 April 2020, dilaksanakan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Provinsi Kalsel secara sederhana.

"Tak ada kegiatan khusus peringatan hari NKRI, kali ini kami acarakan secara sederhana mengingat tak boleh mengumpulkan massa. Terpenting, kami tetap menghembuskan apa itu NKRI sebenarnya serta menyampaikan sejarahnya," kata ustadz Chairani Idris, Ketua Dewan Da'wah Islamiyah Kalsel, Kamis (2/4/2020).

Dijelaskan dia, peringatan Hari NKRI ini sesuai instruksi dari Pimpinan Pusat Dewan Dakah Islamiyah Indonesia Jakarta.

Peringatannya dalam bentuk menyampaikan sejarah pencentusan ide NKRI oleh tokoh dan pahlawan nasional Mohammad Natsir

Dijelaskan Chairani, sejarah mencatat tanggal 3 April 1950, Mohammad Natsir Allahuyarham menyampaikan pidato pada pada sidang parlemen DPR Republik Indonesia Serikat (RIS) agar Indonesia kembali ke dalam bentuk negara kesatuan.

Parlemen menyetujui sepenuhnya gagasan tersebut.

Habib Aboe: Isu NKRI Harga Mati Jangan Berat Sebelah

Menjaga Marwah Kepramukaan dan Keutuhan NKRI (Refleksi Hari Pramuka ke-58)

Peringati HUT Gubernur Tentara ALRI, Chairansyah Ajak Pertahankan NKRI

Kodim 1001 Amuntai Doa Bersama, Pimpinan Ponpes Rakha: Keberagaman Jadi NKRI

Pemuda Anshor HSS Diklatsar Memperkokoh NKRI

Empat bulan kemudian, Soekarno sebagai Presiden Republik Indonesia membubarkan dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Peristiwa tersebut cukup beralasan untuk ditetapkan tanggal 3 April sebagai hari NKRI dan peristiwa ini sudah diperingati oleh beberapa ormas Islam, bahkan oleh fraksi PKS di DPR RI secara rutin setiap tanggal 3 April.

Ditetapkannya NKRI sebagai bentuk negara Indonesia adalah sebuah upaya Dr Muhammad Natsir sebagai seorang ulama, negarawan, Perdana Menteri pertama NKRI, pemimpin partai Masyumi dan sekaligus bapak pendiri negara kesatuan republik Indonesia.

"Namun sayang, peran besar Muhammad Nasir yang juga pendiri dalam mempersatukan kembali bangsa ini dalam bingkai NKRI kurang disinggung dalam buku-buku sejarah dan menjadi panduan dari generasi muda saat ini," katanya.

Halaman
12
Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved