Sport

Djanur dan Frans Sinatra Ultah, Ini Harapan Saat Terjadi Wabah Corona

Dua tokoh sepak bola di Kalimantan Selatan ( Kalsel ), sama-sama berulang tahun dan punya keinginan yang sama pula di tengah badai virus corona.

Penulis: Khairil Rahim | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/KHAIRIL RAHIM
Dua pelatih di Kalsel, Djadjang Nurdjaman di tim Barito Putera, dan Frans Sinatra Huwae di Martapura FC, ulang tahun di hari yang sama, Senin, 30 Maret 2020. 

BANJARMASINPOSTCO.ID , BANJARMASIN - Dua pelatih yang mengarsiteki dua tim asal Kalimantan Selatan ( Kalsel ), Djadjang Nurdjaman di tim Barito Putera dan Frans Sinatra Huwae di Martapura FC, sama-sama  berulangtahun saat Senin (30/3/2020).

Rupanya keduanya memiliki tanggal dan bulan lahir yang sama, namun beda dalam hal tahun kelahiran.

Djanur sapaan Djadjang lahir di Majalengka Jawa Barat pada 30 Maret 1959, sedangkan Frans lahir di Amuntai Kabupaten Hulu Sungai Utara Kalsel pada tahun 1965.

Dalam merayakan bertambahnya usia kedua pelatih yang juga merupakan legenda sepakbola di klubnya masing masing, rupanya memiliki harapan yang sama.

Baik Djanur yang menjadi pujaan klub Persib Bandung saat jadi pemain, dan Frans pemain setia Barito Putera, sama-sama ingin badai virus corona atau Covid-19 segera berakhir.

Djanur yang dihubungi, mengatakan, perayaan ulang tahunnya terjadi saat penyebaran virus corona  atau Covid-19mdan berharap ini bisa berlalu.

Jika Kompetisi Liga 1 Berhenti, Pelatih Barito Putera Djanur Ingin Main Badminton dan Tenis

Pulang Kampung ke Bandung, Djanur Pun Jaga Kondisi dengan Gowes Setiap Pagi

Virus Corona Merebak, Djanur Sarankan Pemain Barito Putera Jangan Beraktivitas di Luar

Andai Dipertahankan Martapura FC Musim Depan, Ini Keinginan Frans Sinatra Huwae

Gagal saat di Barito Putera, Frans Sinatra Huwae Malah Bersinar Latih Martapura FC

"Harapan yang realistis saja, karena ultah di saat ada wabah, ya pastinya ingin wabah ini segera berlalu," kata Djanur, Rabu (1/4/2020) siang.

Mantan pelatih Persib Bandung dan Persebaya Surabaya ini pun berharap kehidupan masyarakat dunja normal kembali dan tidak terkecuali sepak bola.

Apakah ada perayaan khusus dalam merayakan hari jadi ke 61 tahun, Djanur mengaku, bersama keluarga hanya menggelar doa.

"Perayaan khusus tidak ada, cuma berdoa saja bersama keluarga di rumah," sebut dia.

Tidak lupa Djanur pun memesan menu spesial untuk keluarga melalui aplikasi ojek daring, sehingga bisa disantap bersama.

Dalam ulangtahunnya itu, Djanur mengaku juga sudah banyak mendapat ucapan selamat dari para pelaku sepakbola Tanah Air.

"Yang mengucapkan banyak sekali karena saya gabung di beberapa grup wa (WhatsApp), grup Barito, grup pelatih nasional, grup Persib, semua kasih ucapan selamat," pungkas dia.

Sama dengan Djanur, Frans yang juga banyak mendapat ucapan selamat dari para rekannya sesama pelatih,  pemain bola dan fans, baik melalui pesan singkat maupun media sosialnya.

Frans berharap kondisi secara global bisa kembali pulih dan kehidupan bisa kembali normal, sehingga sepakbola baik di luar negeri maupun dari dalam negeri bisa kembali dipertandingkan. (Banjarmasin post.co.id/Khairil Rahim)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved