Selebrita

Khawatir Corona, Penyanyi di Banjarmasin Ini Sempat Karantina Mandiri

Jawdal Adiez Momo tampil di sebuah perhelatan di Balikapapan batal karena merebaknya virus corona dan setelah pulang langsung karantina mandiri.

ISTIMEWA
Adiez Momo, penyanyi dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan ( Kalsel ) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Karantina mandiri sempat dilakukan seorang penyanyi cantik yang ada di Banjarmasin, yakni Adiez Momo, terkait dengan mewabahnya virus corona atau Covid-19.

Hal ini dilakukan Adiez, tak lain karena baru saja datang dari salah satu daerah yang juga terpapar Covid-19 yakni Samarinda, Kaltim.

Dan Adiez, ke Samarinda tak lain karena berencana tampil pada sebuah hajatan besar, yakni resepsi pernikahan anak Wakil Walikota Samarinda, M Barkati, pada Minggu (22/3/2020).

Adiez rencananya tampil berduet dengan Tommy Kaganangan dan ikut dalam rombongan saat itu adalah MC Fajar Alexander selaku Road Manager. 

UPDATE COVID-19 Kabupaten Tabalong - 3 Orang PDP Jalani Karantina Mandiri

Dinkes Awasi Dua Pasien Covid-19 di Banjarmasin Lakukan Karantina Mandiri

Dinkes Awasi Dua Pasien Covid-19 di Banjarmasin Lakukan Karantina Mandiri

Tak Ingin Terganggu, Pedangdut Cantik Banua Adiez Momo Matikan HP saat Liburan

Pedangdut Banjarmasin Adiez Momo Banjir Job Usai Lebaran

Namun karena situasi tidak memungkinkan, hajatan pun batal digelar terlebih di Kaltim sudah ada yang terdeteksi positif Covid-19.

Ketakutan pun sempat dirasakan Adiez saat mengetahui daerah yang didatanginya ini ternyata juga sudah terpapar Covid-19.

"Sempat parno, bahkan jaket pun sampai tidak berani saya bawa dan ditinggal di hotel saja," ujar Adiez. 

Adiez dan rombongan kembali ke Banjarmasin saat Senin (23/3/2020) pagi melalui Kota Balikpapan yang diketahui juga terpapar Covid-19.

Sesampai di rumah, langsung melakukan karantina mandiri. 

"Saya langsung karantina mandiri di rumah. Anak-anak ikut orangtua saya. Sekitar 14 hari jadinya saya karantina dan Alhamdulillah sekarang sudah bisa bertemu dan berkumpul lagi dengan anak-anak. Semua pakaian yang saya bawa pun, langsung direndam dicucian," katanya. 

Adiez pun mengaku sempat melapor melalui hotline covid-19 di Banjarmasin dan kemudian dibimbing melakukan karantina mandiri. 

Dan Adiez menambahkan bahwa dirinya melakukan karantina mandiri, tidak lain karena juga selain ingin aktif membantu pemerintah melakukan pencegahan penularan Covid-19, juga ingin melindungi keluarg. 

"Ya kesadaran diri saja. Dan ini memang penting dilakukan, apalagi baru datang dari daerah yang sudah ada positif covid-19. Jadi agar tidak terjadi hal-hal yang diinginkan jangan langsung menemui keluarga, dan setelah lewat masa inkubasi atau melakukan karantina baru bisa berkumpul anak," terangnya. (Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)--

Penulis: Frans
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved