Kalsel Bergerak

Terima 1.000 Masker Buatan Siswa Binaan BLK Kalsel, Begini Respon Gubernur

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor menerima 1.000 masker buatan siswa binaan BLK Banjarbaru

Tayang:
Penulis: Nurholis Huda | Editor: Hari Widodo
Humas Pemprov Kalsel
Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor menerima 1.000 masker produk siswa BLK Kalsel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Ribuan masker hasil produksi siswa binaan Balai Latihan Kerja (BLK) Banjarbaru secara simbolis diserahterimakan dari Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi H Siswansyah kepada Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, Kamis (2/4/2020) pagi di Mahligai Pancasila.

Acara serah terima simbolis disaksikan juga oleh beberapa anggota DPRD.

Gubernur Kalsel mengapresiasi usaha dari pihak BLK Banjarbaru untuk membantu mengatasi kelangkaan masker di pasaran akibat wabah Corona.

“Terima kasih kami ucapkan, semoga produksi masker oleh anak-anak BLK ini dimanfaatkan sebaiknya sebagai alat pelindung dari penularan virus Corona,” ujar Paman Birin, sapaan akrabnya.

Kadisnakertrans Siswansyah, mengatakan produksi masker oleh anak-anak didik BLK ini memang bertujuan membantu masyarakat khususnya Pemprov Kalsel dalam upaya Pencegahan Penularan Virus Corona.

“Masker ini dibuat oleh Anak -anak Banua Ceria, Kelompok Binaan BLK Kal-Sel di Banjarbaru,” ujar Siswansyah.

Selanjutnya, masker tersebut nantinya akan dibagikan kepada masyarakat yang belum memiliki masker dan membutuhkannya.

Produksi pembuatan masker oleh siswa BLK ini sudah dibuat sejak Selasa (24/3/2020) yang lalu saat muncul kelangkaan masker di Kalsel akibat wabah Corona.

Pembuatan masker dikerjakan oleh siswa kejuruan menjahit BLK. Selain untuk membantu mengatasi kelangkaan masker di pasaran, masker juga dibuat untuk memenuhi permintaan BBPLK (Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja).

Kepala BLK Prov Kalsel Suhirman, mengungkapkan bahwa produksi masker ini dikerjakan para siswa dari kejuruan menjahit. Dalam satu harinya, mereka akan akan bekerja memproduksi masker dari pukul 08.00 Wita sampai pukul 16.00 Wita.

"Total siswa berjumlah 16 orang dan kita juga sediakan fasilitas berupat alat jahit. Untuk satu harinya, kita bisa memproduksi sekitar 300 masker," ujarnya.

Suhirman mengungkapkan bahwa produksi masker ini merupakan instruksi yang diberikan oleh pihak Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Bekasi. Nantinya, sebanyak 1.000 masker yang diproduksi oleh BLK Provinsi Kalsel akan dikirim ke BBPLK Bekasi untuk selanjutnya di distrubusikan ke masing-masing daerah.

"Kalau untuk masyarakat kita (Kalsel) termasuk PNS Pemprov, akan kita sediakan 700 sampai 1.000 masker. Insya Allah, Sabtu Minggu ini sudah didistribusikan," katanya.

Dijelaskannya, memang pakai kain katun toyobo, dengan bahan lebih lembut dan punya sifat dingin dikulit. Warna kainnya juga beragaman ada coklat, hijau, biru, dan kuning.

" Kita juga ada jam istirahat, jadi nggak kerja terus. Siswa pelatihan ini direktur dari warga setempat dan didrill selama
240 jam pelajaran atau 6 minggu. Diharapkan mereka para siswa setelah lulus diharapkan nanti bisa membuka wirausaha mandiri di rumah," tandas Suhirman. (AOL/*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved