Wabah Corona di Kalsel

VIDEO Dampak Corona, Penumpang di Bandara Syamsudin Noor Menurun Drastis  

Meski pun belum diberlakukan pembatasan penumpang dari dan ke Kalsel di Bandara Syamsudin Noor. Namun, kondisi penerbangan di bandara setempat sepi.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Terminal kedatangan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin di Banjarbaru sepi begitu puladiterminal keberangkatan. Penerbangan pun banyak batal gara gara tak ada penumpang.

Meski masih belum diterapkan penuh batasan penumpang yang masuk ke Kalsel dari Bandara Internasional Syamsudin Noor penumpang terlihat sepi dari biasanya.

Humas PT Angkasa Pura 1, Bandara Internasional Syamsudin Noor, Aditya Putra Patria menjelaskan bahwa surat tembusan ke PT AP terkait pembatasan itu sudah diterima, dimana surat dari gubernur untuk pembatasan itu. Namun, terkait kebijakan tersebut ditujukan lebih ke Kementerian Perhubungan.

"Kami akan menunggu saja respon dari Kementerian Perhubungan soal pembatasan penumpang masuk ke Bandara Internasional Syamsudin Noor ini," tandas Aditya Putra Patria.

Ditanya apakah saat ini penerapan itu dibatasi? Aditya Putra Patria menjelaskan secara prinsip pembatasan dimaksud itu ada kewenangannya dilakukan oleh Karantina Kesehatan dalam hal ini Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

Santri Warga Kabupaten Banjar Berdatangan dari Jatim di Bandara Syamsudin Noor

Tiba di Bandara Syamsudin Noor, Santri dari Malang Ada yang Batuk Pilek, Ini Penjelasan Gugus Tugas

DARURAT CORONA BANJARMASIN - Kapal Roro Dilarang Jual Tiket, Kecuali Angkut Sembako

VIDEO Ditutup Karena Darurat Corona, Pelabuhan Trisakti Banjarmasin Sepi

Aditya Putra Patria menyampaikan dari Angkasa Pura sendiri siap membantu dari sisi kewenangan yang bisa dilakukan Angkasapura saja.

Selama musim Corona ini, Aditya Putra Patria membeberkan memang ada penurunan pergerakan penerbangan tiap harinya. Dimana hari normal satu harinya ada 70 pergerakan, kalau sekarang itu di angka 40 pergerakan saja.

"Untuk penumpangnya pun kalau normal dikisaran 8000 sampai 10.000 sekarang diposisi 4000 an penumpang," kata Aditya Putra Patria. (banjarmasinpost.co.id /nurholis huda)
 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved