Berita HST

Bupati HST Ingin Pedagang Jangan Menimbun saat Mewabahnya Virus Corona

Seluruh masyarakat HST jangan panik dengan melakukan aksi borong terhadap bahan pokok, karena pemerintah menjamin ketersedian bahan pokok

Humas Pemkab HST
Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) HA Chairansyah imbau jangan panik dengan mewabahnya virus corona. 

Editor: Didik Triomarsidi

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Di tengah mewabah Virus Corona di Indonesia, Bupati Hulu Sungai Tengah HA Chairansyah menghimbau kepada pedagang dan masyarakat di Kabupaten HST agar bersama-sama menjaga stabilitas kegiatan perekonomian. Terlebih terhadap bahan kebutuhan pokok.

Himbauan tersebut tertuang dalam surat edaran Bupati Hulu Sungai Tengah nomor 500/535/Eko.SDA/2020 tertanggal 31 Maret 2020 lalu tentang Menjaga Stabilitas Perekonomian Khususnya Terhadap Bahan Pokok Terkait Aksi Tanggap Darurat Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) dan Menjelang Masuknya Bulan Suci Ramadhan 1441 Hijriah.

Terdapat 4 poin dalam surat edaran dan imbauan yang ditandatangani langsung Bupati Hulu Sungai Tengah.

Isinya, kepada seluruh lapisan masyarakat agar jangan panik dengan melakukan aksi borong terhadap bahan pokok, karena pemerintah menjamin ketersedian bahan pokok khususnya di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

UPDATE Covid-19 di Kalsel, 30 Anggota DPRD HST Tidak Lagi ODP,

Jemaah Tablig dari Gowa Asal HST Masih Didata, Data Bupati dan Satgas Covid-19 Berbeda

Kota Mekkah dan Madinah Ditutup, Korban Virus Corona di Arab Saudi Bertambah, Persiapan Haji Ditunda

4 Fakta Terbaru Video Viral Vina Garut, Divonis Secara Online, VA Siap Banding

Ia juga menghimbau kepada para pedagang dan seluruh lapisan masyarakat, agar jangan melakukan penimbunan dan penyalahgunaan bahan pokok.

Sementara itu, diharapkan pedagang agar dapat membatasi jumlah penjualan bahan pokok dalam rangka pengendalian dan pemerataan kesempatan kepada masyarakat. Serta dilarang melakukan penjualan dalam jumlah besar terlebih terhadap orang yang tidak dikenal.

Imbauan lainnya, yakni mengutamakan penjualan bahan pokok lainnya untuk masyarakat di dalam daerah.

"Karena ada edaran ini saya harap pedagang dan pembeli bisa bersama-sama menaati apa yang diharapkan pemerintah. Ini demi menjaga stabilitas harga dan kelangkaan bahan pokok," bebernya.

Apalagi, hingga saat ini komoditi yang harganya naik yakni gula.

Pilkada Ditunda, Panwascam dan PKD di HST Resmi Dinonaktifkan

Terpisah, Anggota Komisi II DPRD HST Bidang Ekonomi, Yazid Fahmi, membeberkan jika dalam waktu dekat akan datang gula 15 ton ke bulog subdrive Barabai.

"Ini hasil rapat kami terakhir dengan bulog dan tim ekonomi. Kami berharap mampu mengatasi mahalnya harga gula," bebernya.

Meski demikian, ia berharap ada tambahan pasokan gula di HST. Mengingat pengiriman gula kali ini bukan dalam rangka stok barang pada musim wabah.

"Itu stok menjelang ramadhan," bebernya. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved