Wabah Virus Corona

Gunakan Selembar Kertas, Ilmuwan Ini Temukan Virus Corona di Air Limbah

Pengujian untuk menemukan sebaran Virus Corona dilakukan ilmuwan asal Inggris. Caranya cuma menggunakan selembar kertas.

SHUTTERSTOCK
Ilustrasi Virus Corona. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pengujian Virus Corona atau Covid-19 selama ini menggunakan Rapid Test yang prosedurnya sangat rumit dan lama. Para ilmuwan pun terus mempelajari bagaimana cara cepat mengetahui virus SARS-CoV-2 ini.

Upaya untuk melihat penyebaran Virus Corona atau Covid-19 saat ini sedang didalami ilmuwan, salah satunya di dalam limbah.

Selain itu, para ilmuwan mencoba meningkatkan langkah-langkah pengujian dari Virus Corona atau SARS-CoV-2 yang menyebabkan penyakit Covid-19 di seluruh dunia ini.

Melansir Science Alert, Jumat (3/4/2020), seorang insinyur biomedis dari Cranfield University di Inggris, Zhugen Yang mengusulkan mekanisme pengujian Virus Corona atau Covid-19 yang potensial yang diklaim lebih cepat, terjangkau dan akurat.

Daftar 19 Negara yang Aman dari Virus Corona, Ada Korea Utara, Yaman dan Vanuatu

Penampakan Kota Mekkah Saat Lockdown, Arab Saudi Juga Tutup Madinah Karena Pandemi Virus Corona

UPDATE Virus Corona 3 April 2020 Dunia, Lebih 1 Juta Kasus Covid-19 Tersebar di 203 Negara

Pengujian tersebut menggunakan perangkat berbasis kertas untuk mendeteksi keberadaan virus corona, SARS-CoV-2 di dalam air limbah.

"Kami telah mengembangkan perangkat kertas untuk menguji materi genetik dalam air limbah. Konsep ini akan memberikan potensi yang jelas untuk menguji adaptasi infeksi virus," ungkap Yang.

Penelitian ini telah dipublikasikan oleh jurnal Environmental Science and Technology. Yang mengungkapkan perangkat yang digunakan cukup murah.

Bahkan, harganya kurang dari US$1,24 dan akan mudah digunakan oleh non-ahli setelah perbaikan lebih lanjut.

"Kami memperkirakan perangkat ini akan dapat menawarkan gambaran lengkap tentang kesehatan populasi begitu sensor ini digunakan," jelas Yang.

Penelitian ini tercetus setelah muncul epidemiologi berbasis air limbah (WBE). Kendati demikian, pengujian ini memiliki keterbatasan, termasuk kesulitan dalam mengekstrapolasi hasil ke sampel yang lebih luas.

Halaman
123
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved