Wabah Corona di Kalsel

Resiko Terjangkit Covid-19 di Kalsel 0,188 Persen Per 100 Ribu Penduduk

Sedangkan untuk rasio angka kematian akibat Covid-19 di Kalsel hingga saat ini nihil atau 0 persen.

banjarmasinpost.co.id/jumadi
Babinkamtibmas Basirih Selatan (Polsekta Banjarmasin Selatan), mendirikan tiga lokasi bilik disinfektan, Selasa (31/3/2020) siang sebagai upaya pencegahan penyebaran Virus Corona. 

EDITOR : Rahmadhani

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Gugus Tugas Pencegahan Pengendalian dan Penanganan (GTPPP) Covid-19 Kalsel merilis pembaruan data terkait kondisi dan penanganan Covid-19 di Kalimantan Selatan, Sabtu (4/4/2020).

Dari data yang dirilis pukul 16.00 WITA ini, diketahui jumlah ODP di Kalsel sebanyak 1.386 orang, PDP sebanyak 9 orang dan orang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 8 orang.

Menurut Juru Bicara GTPPP Covid-19 Provinsi Kalsel, H M Muslim, dari data tersebut diketahui angka rasio resiko terinfeksi virus Covid-19 masyarakat di Kalsel sebesar 0,188 persen per 100 ribu penduduk.

Jumlah ODP Kalsel Kembali Meningkat, Paling Signifikan di Kabupaten Banjar

3 Pasien Positif Covid-19 Kalsel Alami Sesak Nafas, Kondisi 5 Lainnya Stabil

Update Corona Kalsel Sabtu 4 April 2020, Positif 8 Orang, Satu PDP Meninggal

Sedangkan untuk rasio angka kematian akibat Covid-19 di Kalsel hingga saat ini nihil atau 0 persen.

GTPPP Covid-19 Provinsi Kalsel menurut H M Muslim saat ini masih terus berupaya agar proses pengujian spesimen PDP kasus Covid-19 di Kalsel sesegeranya dapat dilakukan di Laboratorium di Banjarbaru, Kalsel.

Hal ini menurutnya diupayakan agar dapat memudahkan dan mempercepat tata kelola pelayanan di Rumah Sakit (RS) rujukan Covid-19.

Selain itu dengan lebih cepatnya proses pengujian spesimen, para petugas medis di RS rujukan pun dapat lebih cepat pula dalam mengambil tindakan agar efisien baik dari aspek tenaga maupun logistik yang digunakan.

"Mudah-mudahan kami bisa secepatnya menggunakan Laboratorium di Banjarbaru untuk uji spesimen," kata H M Muslim.

Diketahui selama ini Litbang Kementrian Kesehatan menjadi salah satu tujuan utama bagi RS rujukan Covid-19 di Kalsel untuk mengirimkan dan menguji spesimen PDP.

Namun karena melayani ratusan bahkan ribuan spesimen kiriman dari berbagai daerah di Indonesia, maka proses dan hasil pengujian yang normalnya hanya beberapa jam selesai bisa menjadi berhari-hari.

Data update kasus virus corona di Kalimantan Selatan Sabtu (4/4) sore
Data update kasus virus corona di Kalimantan Selatan Sabtu (4/4) sore (Gugus Tugas Pencegahan Pengendalian dan Penanganan Covid-19 Kalsel)

(Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Rahmadhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved