Wabah Corona di Kalsel

UPDATE COVID-19, Bandara Masih Terbuka, Segini Arus Orang Masuk ke Banjar

Tim Gugus Tugas penangggulangan Covid-19 Kabupaten Banjar mencatat masuknya orang dari luar ke Kabupaten Banjar melalui Bandara Syamsudin Noor

BANJARMASINPOST.CO.ID/ROY
Ketua GTPPP Covid-19 Kabupaten Banjar, HM Hilman, didampingi juru bicara gugus tugas, dr H Diauddin (kanan), memberikan keterangan pers melalui video conference, Rabu (1/4/2020) sore. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Kalimantan Selatan (Kalsel) telah masuk dalam zona merah covid-19. Meski begitu hingga kini penerbangan di Bandara Syamsuddin Noor, Banjarbaru, masih terbuka.

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor sementara ini baru memberlakukan pembatasan (pengurangan) jam operasional bandara yakni hanya pagi hingga petang. Penerbangan malam ditiadakan.

Karena itu pula arus orang masuk dan keluar dari dan ke Banua ini pun masih berlangsung. Termasuk mereka yang berasal dari Kabupaten Banjar maupun orang yang hendak menuju kabupaten ini.

Gugus Tugas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Banjar dalam jumpa pers melalui video conference, Jumat (3/4/2020) sore, memaparkan jumlah arus orang masuk ke Kabupaten Banjar mencapai belasan orang tiap hari.

Tangkal Corona, Orang Luar isi Buku Tamu di Desa di Kabupaten Banjar Ini

Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Banjar Siapkan Karantina untuk ODP

GTPPP Covid-19 Kabupaten Banjar Sebut Virus Corona Tak Melayang-layang

"Tiap hari memang masih ada yang masuk karena memang bandara tidak ditutip. Semuanya terdata identitasnya, tujuannya kemana, dan keperluannya apa. Jumlahnya masih banyak yang masuk ke Banjarbaru," sebut Dandim 1006/Mtp Letkol (Arm) Siswo Budiarto SIP MM MIPol.

Ia mengatakan personelnya tiap hari selalu berkomunikasi dengan otoritas bandara Syamsuddin Noor guna mendata arus keluar masuk penumpang. Hasilnya tiap saat langsung disampaikan ke Ketua Gugus Tugas dan Dinas Kesehatan Banjar.

Ketua Gugus Tugas HM Hilman ST MT memaparkan rata-rata harian jumlah orang yang masuk ke Kabupaten Banjar melalui jalur udara di Bandara Syamsuddin Noor belasan orang. "Pada 2 April kemarin 13 orang, lalu sehari sebelumnya 15 orang," sebutnya.

Dikatakannya, tiap orang yang masuk dipastikan terdata secara lengkap hingga nomor kontak. Dengan begitu memudahkan pemantauan dan tracking jika sewaktu-waktu diperlukan.

Lebih lanjut ia memaparkan data terkini jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) 127 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) nihil, terkinfirmasi (positif covid-19) tiga orang, kontak erat 48 orang, dan 23 orang PDP telah dinyatakan aman setelah 14 hari melewati isolasi mandiri.

Jumlah ODP sebenarnya ada pertambahan yakni menjadi 153 orang. Namun karena sebagian (23 orang) telah rampung menjalani masa isolasi mandiri 14 hari dan dinyatakan aman sehingga jumlah tersisa saat ini 127 orang.

Santri Ponpes di Kabupaten Banjar Pilih Tinggal di Pondok Cegah Corona

VIDEO Dampak Corona, Penumpang di Bandara Syamsudin Noor Menurun Drastis  

Gugus Tugas saat ini terus memantau dan berkomunikasi dengan 48 orang kontak erat. Sejauh ini mereka tetap kooperatif menjakani karantina kesehatan mandiri di rumah masing-masing sebagaimana PDP lainnya.

Puluhan kontak erat tersebut adalah mereka yang memikili hubungan dekat atau pernah kontak (berinteraksi) dengan tiga orang yang terkonfirmasi positif covid-19. Pemkab Banjar menyediakan bahan pangan untuk keperluan mereka selama menjalani masa karantina mandiri selama 14 hari.

(banjarmasinpost.co.id/idda royani)

Penulis: Idda Royani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved