Berita Banjarmasin

APD Terbatas, Tenaga Medis Puskesmas di Banjarmasin Pakai Jas Hujan

Terbatasnya APD membuat petugas medis di Puskesmas Pekapuran Raya Banjarmasin mengenakan jas hujan.

banjarmasinpost.co.id/mamang
Petugas di Puskesmas Pekapuran Raya terpaksa memakai APD dari jas hujan. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sejak Covid-19 merebak di Indonesia, terbatasnya Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga kesehatan untuk menangani pasien Virus Corona kerap menjadi sorotan.

Kondisi demikian, juga terjadi di Banjarmasin. Seperti terpantau Banjarmasinpost di Puskesmas Pekapuran Raya.

Di Puskesmas yang terletak di Gang Setuju Jl Pekapuran Raya Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan, para tenaga kesehatan terlihat mengenakan alat pelindung diri (APD) dari jas hujan, Senin (06/04/2020).

Saat dikonfirmasi, H Maswan sebagai kepala tata usaha Puskesmas Pekapuran Raya mengatakan tenaga medis di Puskesmas setempat  terpaksa memakai APD dari jas hujan karena APD yang standar langka dan sulit didapat.

"Terpaksa memakai jas hujan dulu," ujarnya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Rincian APD untuk Tangani Virus Corona di Kalsel Dijelaskan Gugus Tugas Covid-19

Ini Keistimewaan APD Tenaga Medis Covid-19 buatan Samuel Wongso dan Stephen Wongso

VIRAL Pengantin Kenakan Jas Hujan & Masker saat Akad Nikah di KUA, Novia: Mempelai ODP Corona

Lebih lanjut ia menjelaskan tenaga kesehatan di puskesmas ini ada 31dan menerima APD dari Dinas Kesehatan hanya dua pakaian APD saja.

"Baju APD ada dari Dinas Kesehatan kalau nggak salah dapat dua," imbuhnya.

Ia menambahkan tidak cuma APD yang terbatas, tapi masker sangat sulit didapat walaupun ada cukup untuk beberapa hari kedepan.

Dalam kondisi demikian, ia tetap mengusulkan ke Dinas Kesehatan untuk penambahan masker.

"Ada kiriman masker dari Dinas Kesehatan tapi cukup untuk 10 hari kedepan," tambahnya.

Foto Boy William Pakai Jas Hujan Cegah Covid-19 Kala Rayakan Ultah Keponakan Disorot

Petugas Pos Covid-19 Tanjung Serdang Kotabaru Minim Alat Pengukur Suhu

Saat ditanya mengenai penambahan APD dan masker, ia menuturkan untuk mencukupi kekurangan para tenaga medis patungan untuk membeli seluruh peralatan yang dibutuhkan baik itu APD, masker, dan sarung tangan.

"Sebagian APD dan masker beli sendiri memakai uang patungan dan sumbangan dari karyawan," tambahnya.
(banjarmasinpost.co.id/mamang)

Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved