Wabah Corona di Kalsel

Mendengar Keluhan Petani Karet Terdampak Covid-19, ini Kata Anggota DPRD Balangan

Anggota DPRD Dalangan meminta perhatian pemerintah kabupaten untuk mencari jalan keluar mengatasi permasalahan yang kini dihadapi petani karet

Foto istimewa kiriman Rusdin
Anggota Komisi II DPRD Balangan, Rusdin Barhiwan 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Aspirasi dari petani karet perihal nasib mereka yang terdampak Covid 19 menjadi perhatian bagi DPRD Balangan.

Dalam penyampaian rapat kerja bersama Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Balangan, permasalahan ini pun sempat dibahas.

Anggota DPRD Balangan, Rusdin Barhiwan menjadi satu dewan yang mendengarkan keluhan masyarakat, khususnya petani karet.

Para petani karet resah akan turunnya harga dan paling parah adalah dampak tutupnya pabrik karet.

Sebagian Warga Banjar Mulai Bosan Sikapi Covid-19, Jalanan Kembali Ramai

TOKEN LISTRIK GRATIS, 5 Fakta Listrik PLN V 450 dan V 900 yang Digratiskan Jokowi

Viral Video Maria Ozawa Beri Pesan pada Warga Indonesia Terkait Virus Corona

"Kami minta agar pemerintah memperhatikan imbas dari wabah virus corona ini. Karena ada beberapa pengepul karet yang tutup, " ucap Rusdin, Senin (6/4/2020).

"Tentunya ini berdampak pada penghasilan masyarakat Balangan yang kebanyakan pekerjaannya penyadap karet," tambahnya.

Lelaki dari Fraksi Amanat Bintang Demokrasi ini menerangkan, para petani karet khawatir karena tidak bisa menjual karet yang mereka sadap.

Bahkan kalaupun ada pengepul yang membeli, maka harganya akan sangat murah.

Lantas, meski saat ini ada kebijakan dari Bupati Balangan, Ansharuddin perihal pemberian bantuan berupa sembako, ia menekankan perlu adanya pendataan ulang terkait penerima.

Halaman
12
Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved