Berita Kotabaru

Harga Gula di Kotabaru Melambung, Pemkab Rencanakan Gelar Operasi Pasar

Maret Ini Pendorong inflasi di Kotabaru adalah gula pasir. karena harga jual dipasaran yang cukup melambung dengan kisaran Rp 21 ribu perkilogram.

banjarmasinpost.co.id/herliansyah
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Kotabaru H Akhmad Rivai 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kotabaru H Akhmad Rivai, mengatakan bulan Maret lalu Kotabaru mengalami deflasi.

Sebelumnya di bulan Januari sempat terjadi inflasi 0,68 persen, di Februari turun menjadi 0,30 persen.

"Di bulan Maret turun, terjadi deflasi menjadi 0,14 persen. Itu artinya terjadi inflasi negatif," jelas Rivai kepada banjarmasinpost.co.id, kemarin di ruang kerjanya.

Menurut Rivai, ada beberapa faktor menyebabkan terjadi penurunan. Terjadinya inflasi di bulan Januari, menjadi dominan seperti bayam dan ikan tongkol.

Stok Sembako di Tabalong Aman, Tapi Harga Gula Pasir Melambung

Warga Sungai Lulut Banjarmasin Ini Kaget Harga Gula Pasir Rp 21.000 Per Kilogram

Gula Pasir di Kalteng Melambung, Pemerintah Izinkan Impor Hadapi Ramadan 1441 H

Menjadi pendorong menurunnya inflasi, setelah dilaksanakan kegiatan pasar tani yang melibatkan langsung penghasil.

Bekerja sama Bulog, Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan, serta Dinas Pertanian.

"Alhamdulillah, setelah dievaluasi. Untuk sayur-sayuran tidak lagi jadi pendorong laju inflasi," jelas Rivai.

Namun sebaliknya, di bulan Maret menjadi pendorong inflasi adalah gula pasir, karena harga jual dipasaran yang cukup melambung dengan kisaran Rp 21 ribu perkilogram.

"Penyebab yang lain, di antaranya emas. Harga juga tinggi. Mungkin ini secara global maupun nasional," ucap Rivai

Untuk stabalisasikan harga ataupun ketersediaan barang atau bahan pokok penting (Bapokting). Sesuai hasil survai di salah satu kecamatan, harga Bapokting tergolong stabil. Kecuali gula pasir.

"Alhamdulillah informasi dari Bulog, Kotabaru ada kedatangan gula sebanyak 20 ton. Namun tentu ada pembatasan bila diadakan operasi pasar, hanya satu kilogram saja. Harganya perkilogram tidak salah Rp 12.500," jelasnya.

Kabar Ini Bikin ASN Kotabaru Galau, THR dan Gaji ke-13 Tidak Dibayarkan

VIDEO Tim Gugus Tugas Covid-19 Kotabaru Cek Kesiapan di Pelabuhan Feri

"Kalau dihitung-hitung 20 ton, cukup 20 ribu orang atau kepala keluarga saja. Sudah dipastikan ini tidak cukup. Apalagi dipasaran harga Rp 21 ribuan, mendingan beli yang Rp 12.500an," tandas Rivai.

Kapan dilaksanakan operasi pasar, Rivai belum merincikan. Namun segeranya akan berkoordinasi dengan Bulog. Terutama soal kebutuhan gula untuk masyarakat. (banjarmasinpost.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved