Berita Kotabaru

Kabar Ini Bikin ASN Kotabaru Galau, THR dan Gaji ke-13 Tidak Dibayarkan

ASN di Kotabaru galau menyusul berhembusnya kabar tidak akan dibayarkannya THR dan gaji ke-13

banjarmasinpost.co.id/herliansyah
Ilustrasi- Kantor Bupati Kotabaru. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Berhembus kabar rencana Pemerintah Pusat mempertimbangkan pembayaran gaji ke-13 dan THR terkait dengan belanja pemerintah yang mengalami tekanan akibat dampak Pandemi Virus Corona (Covid-19).

Tak heran, kabar ini cukup membuat galau sebagian besar pegawai di Pemkab Kotabaru. Sebab, penghasilan tersebut biasa digunakan untuk kebutuhan seperti pendidikan/sekolah anak dan pemenuhan kebutuhan menjelang lebaran.

"Sebagai ASN pastilah merasa galau. Begitu mendengar kabarnya saja, lemas rasanya," ujar salah satu ASN di Kotabaru kepada banjarmasinpost.co.id, Selasa (7/4/2020).

Terancam bakal tidak dicairkannya gaji 13 dan THR tahun 2020, menurutnya tidak hanya berimbas pada kebutuhan keluarga. Tapi secara otomatis akan berimbas pada masyarakat di tingkat bawah.

Pencairan Gaji 13 dan THR PNS Saat Wabah Virus Corona Terancam Dihapus, Lalu Karyawan Swasta?

VIDEO Tim Gugus Tugas Covid-19 Kotabaru Cek Kesiapan di Pelabuhan Feri

Pemkab Kotabaru Akan Gunakan Dana Alokasi Khusus untuk Tangani Corona

"Bagaimana tidak berimbas kepada masyarakat yang berjualan. Apa yang harus dibelanjakan kalau tidak duitnya. Ya, pasrah saja sudah," imbuhnya.

Sekretaris Daerah H Said Akhmad tidak menepis dan sudah mengetahui rencana Pemerintah Pusat mempertimbangkan pembayaran gaji 13 dan THR kepada ASN.

Terkait rencana itu, lanjut Said Akhmad, Pemerintah Daerah hanya bisa mengikuti jika itu menjadi keputusan Pemerintah Pusat.

"Kalau menjadi keputusan Pemerintah Pusat, kita (Pemerintah Daerah) juga tidak bisa berbuat apa-apa. Kita juga harus menyadari, bahwa kemampuan negara berdampak sekali dengan adanya Corona," kata Said Akhmad.

Selain, kegiatan fisik bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) ditunda pelaksanaannya. Menggambarkan, bahwa itu salah satu kalau Pemerintah Pusat saat ini memerlukan dana sangat besar terkait dampak Covid-19.

"Kita harus menyadari. Apapun keputusan Pemerintah Pusat, daerah mengikuti saja," terang Said Akhmad.

VIDEO Los Pasar Kemakmuran Kotabaru, Sebelum Ramadhan Sudah Ditempati Pedagang

Sekda Kotabaru Pastikan Pasar Wadai Ramadan Tetap Ada

Diakui terancam bakal tidak dibayarkannya gaji 13 dan THR, juga berdampak pada kalangan masyarakat bawah karena gaji 13 biasanya dibayarkan saat tahun ajaran sekolah baru.

Tidak hanya itu, menjelang lebaran banyak kebutuhan pegawai. "Sebenarnya memang itu yang diharap-harap pegawai. Jadi yah bersabar, dengan kondisi sekarang ini. Apalagi ini ada musibah," pungkas Said Akhmad kepada banjarmasinpost.co.id. (banjarmasinpost.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved