Berita Kotabaru

PDAM Kotabaru Layani Keperluan Air Bersih ke Kapal Nelayan

Kke depannya PDAM Kotabaru bisa belajar mandiri tanpa harus selalu bergantung ke anggaran ke pemkab dengan cara melebarkan sayap dalam berbisnis.

BANJARMASINPOST.CO.ID/HELRIANSYAH
Bupati Kotabaru, H Sayed Jafar, membuka kran air PDAM ke kapal nelayan di PPI Kotabaru, Rabu (8/4/2020). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Bupati Kotabaru, H Sayed Jafar, mengharapkan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) bisa berdiri sendiri.

Keinginan Sayed, ke depannya PDAM Kotabaru bisa belajar mandiri tanpa harus selalu bergantung ke anggaran ke pemkab, yakni dengan melebarkan sayap dalam berbisnis.

Selain pelayanan air bersih ke masyarakat, perusahaan berstatus Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini juga melayani penjualan air bersih untuk keperluan kapal-kapal nelayan di Kotabaru, termasuk kapal memiliki tampungan dengan kapasitas besar.

Hal itu diungkapkan Sayed dihelat acara peluncuran perdana pelayanan pengisian air bersih ke kapal-kapal nelayan di Pangkalan Pendapatan Ikan (PPI) Sungaiparing, Desa Stagen, Kecamatan Pulaulaut Utara, Rabu (8/4/2020).

"Usaha ini langsung dikelola PDAM sebagai penghasilan atau pekerjaan tambahan. Supaya, usaha PDAM lebih meningkat lagi. Kalau ini lancar, ke depan, PDAM tidak ada lagi yang namanya penyertaan-penyertaan modal," jelasnya.

Ombudsman Kalsel: Tolong Air PDAM Kotabaru Kotor, Kemana Lagi Kami Mengadu?

Pelanggan PDAM Kotabaru Mengeluh, Air Bersih IPA Gunung Rely Berbau Karat

Krisis Air Masih Melanda, PDAM Kotabaru Kalsel Kembali Gilir Distribusi ke Pelanggan

Embung Gunung Perak untuk Suplai Air ke PDAM Kabupaten Kotabaru Batal Dibangun

VIDEO Pascaembung Jebol, Distribusi Air Bersih Layanan Gunung Tirawan Kotabaru Tidak Optimal

Pelayanan pengisian air bersih ke kapal-kapal, selain di pelabuhan PPI, akan dikembangkan ke pelabuhan-pelabuhan menjadi tempat sandar kapal, seperti di pelabuhan PT Pelindo III dan pelabuhan lainnya.

Terkait dengan pelayanan ini, Sayed menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir kekurangan air baku.

Menyusul, sudah adanya rencana pemasangan pipanisasi di wilayah Seratak, membantu pemenuhan air baku PDAM.

"Selain di Seratak, melalui pipanisasi berukuran 30 inci juga akan diambil debit-debit air baku dari sumber lainnya, seperti di daerah Sarangtiung," terangnya.

Disinggung soal mekanisme pelayanan pengisian ke kapal-kapal, dikatakan Sayed, mekanismenya tidak rumit karena pemilik kapal tinggal menghubungi petugas PDAM yang berada di lapangan.

"Berapa ton air yang diperlukan kapal nelayan, sudah ada meteran air yang mengaturnya. Transaksi, bisa langsung dengan petugas PDAM," ucapnya.

Ditambah, dengan kapasitas pompa yang berkekuatan 10 liter per detik, sangat membantu percepatan proses pengisian air bersih di kapal-kapal nelayan. (Banjarmasinpost.co.id/Helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved