Bumi Selidah

Pemkab Batola Jaga Pintu Gerbang Kalimantan Selatan

Pos pemeriksaan kesehatan Kabupaten Batola di perbatasan beroperasi sejak 26 Maret 2020, setiap pengendara jalani pemeriksaan suhu tubuh.

HUMAS KABUPATEN BATOLA UNTUK BPOST GROUP
Bupati Barito Kuala (Batola), Hj Noormiliyani AS, saat memeriksa suhu tubuh seorang pengendara, bagian dari upaya pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19 di pos perbatasan di Anjir. 

Editor:  Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Merebaknya virus corona atau Covid-19 di Indonesia telah memasuki wilayah Kalimantan.

Kabupaten Barito Kuala (Batola) yang berbatasan langsung dengan Provinsi Kalimantan Tengah dan menjadi pintu gerbang Kalimantan Selatan, terus melakukan berbagai antisipasi agar tetap menjaga Batola sebagai daerah bebas inveksi Covid-19, Kamis (2/04/2020) lalu.

Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Kuala bersama BPBD Batola, Polsek Anjir Pasar, Koramil Anjir Pasar, Puskesmas Anjir Pasar, Kecamatan Anjir Pasar, Palang Merah Indonesia (PMI), organisasi kepemudaan KNPI, Pramuka, dirikan pos pemantauan di Km 14 Desa Anjir Pasar Lama yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.

Pos ini telah beroperasi sejak 26 Maret lalu.

Setiap pengendara yang lewat akan dilakukan pemeriksaan suhu tubuh dengan termometer digital.

Jika terdapat pengendara bersuhu tubuh tinggi, maka akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter jaga.

Petugas pemeriksaan dibantu Satpol PP, Pramuka, KNPI, TNI dan Polsek tampak sigap mengatur antrean kendaraan yang akan memasuki Kabupaten Batola.

Syamsudin, warga Kapuas yang sering bepergian melewati wilayah Kabupaten Batola, mengaku tidak keberatan dilakukan pemerikasaan suhu badan semacam ini.

Dirinya malah senang dan salut kepada kesigapan Pemda Batola.

Halaman
12
Penulis: Edi Nugroho
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved