Wabah Corona di Kalsel

Ruang Isolasi Diisi Warga Luar Kabupaten, Ini Kata Bupati Tala Sukamta

Pemerintah Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan ( Kalsel ), menganggarkan Rp 35 miliar untuk jaring pengaman sosial Covid-19.

BANJARMASINPOST.CO.ID/MILNA SARI
Ruangan isolasi pasien Corona di RSUD Hadji Boejasin, Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut, Kalsel, Minggu (15/3/2020). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOSTS.CO.ID, PELAIHARI - Masuknya dua orang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ke RSUD Hadji Boejasin,  membuat Pemkab Tanahlaut ( Kalsel ) menambah anggaran penanganan virus corona atau Covid-19.

Menurut Bupati Tanahlaut, H Sukamta saat ditemui Rabu (8/4/2020), sudah dianggarkan Rp 35 miliar untuk jaring pengaman sosial Covid-19.

"Sebanyak Rp 25 miliar diadakan untuk dana tak terduga dan Rp 10 miliar untuk penambahan ruang isolasi di RSUD Hadji Boejasin Pelaihari," rincinya.

Rencananya lantai empat gedung baru RSUD Hadji Boejasin bakal dijadikan ruang isolasi baru bagi PDP yang dirujuk ke RSUD Hadji Boejasin sebagai rumah sakit yang siap menangani pasien Covid-19.

Sebelumnya, RSUD Hadji Boejasin hanya memiliki satu ruang isolasi bagi pasien yang diduga terpapar virus corona atau Covid-19.

Namun baru-baru ini, dua orang PDP dari Kabupaten Tanahbumbu dan Kabupaten Balangan dirujuk ke RSUD Hadji Boejasin.

Kemudian, Sukamta menerangkan, pada dasarnya RSUD Hadji Boejasin menjadi rujukan PDP daerah pesisir, yakni Kabupaten Kotabaru, Tanahbumbu dan Kabupaten Tanahlaut sendiri.

Sedangkan dari kawasan benua enam atau hulu sungai, dalam rapat bersama provinysi, seharusnya dirujuk ke RSUD H Hasan Basry Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Namun, lantaran RSUD H Hasan Basry Kandangan belum siap, pasien dirujuk ke RSUD Hadji Boejasin.

"Saat ini yang masuk pasien dari luar Kabupaten Tanahlaut. Kalau ada dari Kabupaten Tanahlaut, otomatis ruangan penuh, Kami   tentu akan merasa bersalah sekali. Jadi kami putuskan untuk menambah ruang isolasi baru. Mohon doa agar warga Kabupaten Tanahlaut tidak ada yang kena dan tenaga medis kita yang berjibaku siang dan malam diselamatkan dari bala bencana ini," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

Penulis: Milna Sari
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved