Wabah Corona di Kalsel

Video Warga Tak Bermasker dan Tetap Bekerja di TPA Basirih Banjarmasin

Seorang pemulung di TPA Basirih Banjarmasin mengatakanAlasan tidak mengenakan masker karena kurang nyaman dan lagi pula sudah terbiasa tanpa masker.

Editor:  Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN -  Warga yang beraktivitas di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Basirih, Banjarmasin, Kalimantan Selatan ( Kalsel ) cukup banyak yang tidak mengenakan masker.

Mereka terlihat biasa saja dalam mencari barang rongsokan di tumpukan sampah dan tidak menghiraukan bau sampah yang menyengat.

Hasan Nahim (56), seorang pemulung, mengatakan alasan tidak mengenakan masker karena kurang nyaman dan lagi pula sudah terbiasa.

Ia menambahkan khawatir juga akan terjangkitnya virus corona atau Covid-19, tetapi tak ada pilihan tetap bekerja guna memenuhi keperluan hidup sehari-hari.

"Mau bagimana lagi. Dibilang takut, ya takut juga. Ya berdoa sajalah, mudah-mudahan tidak terjangkit," ujarnya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Kadinkes Banjarmasin Sebut 300 APD Akan Didistribusikan ke Puskesmas

VIDEO SMKN 4 Banjarmasin Produksi Masker untuk Bantu Cegah Covid-19

Pasien Positif Covid-19 dan PDP Virus Corona di Kota Banjarmasin Akan Dapat Bantuan

Wali Kota Banjarmasin Tindaklanjuti Arahan Mendagri Tangani Corona

Warga Kayutangi II Banjarmasin Tolak Kantor Diklat Kalsel Jadi Tempat Penanganan Covid-19

VIDEO Suasana Tim Gugus Tugas Covid-19 Banjarmasin Periksa Seorang ABK

Ketika ditanya penyakit apa yang diderita selama bekerja, ia mengatakan, tidak pernah terserang penyakit dan selalu dalam keadaan sehat.

"Alhamdulillah selama mencari barang bekas di sini tidak pernah sakit," katanya.

Hal senada juga dikatakan Supriadi (65), alasan tidak memakai masker karena sudah biasa dengan keadaan lingkungan.

Sudah puluhan tahun bekerja sebagai pemulung barang bekas dan tidak pernah terjadi apa-apa.

Halaman
12
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved