Breaking News:

Wabah Corona di Kalsel

Pemkab Kotabaru Tiadakan Pasar Wadai untuk Mencegah Penyebaran Corona

Pemerintah di Kabupaten Kotabaru memastikan tak akan ada Pasar Wadai demi menghindari atau memutus penyebaran virus corona atau Covid-19.

Penulis: Man Hidayat | Editor: Alpri Widianjono
ISTIMEWA
Kepala Dinas Perdagangan dan Industri Kabupaten Kotabaru, Mahyudiansyah, mengatakan tak ada Pasar Wadai kali, Rabu (15/4/2020). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Penyambutan bulan Ramadhan kali ini tak akan seperti tahun-tahun sebelumnya, lantaran adanya wabah virus corona atau Covid-19.

Sejumlah Kabupaten di Provinsi Kalimntan Selatan ( Kalsel ), diketahui sudah beberapa yang terkonfirmasi positif dan menjadi zona merah.

Meski Kabupaten Kotabaru masih belum terdeteksi Covid-19, namun dampak wabah tersebut juga jelas berpengaruh.

Dampak nyatanya, yakni menyambut bulan suci Ramadhan yang biasanya ada Pasar Wadai di depan Pasar Limbur, Kotabaru, nanti tak akan ada.

Pasalnya, pemerintah kabupaten sudah memastikan tak akan ada Pasar Wadai untuk menghindari atau memutus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kotabaru.

Sekda Kotabaru Pastikan Pasar Wadai Ramadan Tetap Ada

Satpolair Polres Kotabaru Berbagi Sembako ke Warga Pesisir di Kotabaru

Tanpa Masker, Warga Tak Bisa Mengurus SIM, STNK dan BPKB di Polres Kotabaru

Resepsi Pernikahan Puteri H Sam Ditunda, 1.000 Makanan Dibagikan untuk ODP Tanbu-Kotabaru

Meski sebelumnya sempat ingin tetap dilaksanakan agar perekonomian masyarakat tetap jalan, tapi rencana ini kandas.

Setelah dievaluasi, pelaksanaan Pasar Wadai Ramadan di Kotabaru akhirnya ditiadakan.

Hal ini diakui Kepala Dinas Perdagangan dan Industri kabupaten Kotabaru, Mahyudiansyah, Rabu (15/4/2020).

Keinginan padagang untuk tetap berjualan, tak bisa dilaksanakan karena wabah virus corona atau Covid-19 sekarang ini.

"Bila tahun-tahun sebelumnya kami fasilitasi di Pasar Limbur, tahun ini tak bisa lagi. Kita semua sedang menghadapi wabah Covid-19 ini, jadi tidak boleh mengumpulkan orang banyak dan berkegiatan yang bisa mengundang orang banyak," katanya.

Para pedagang yang tahun sebelumnya berjualan di Limbur, terpaksa tak bisa berjuan.

Dia hanya visa mengimbau agar masyakat yang hendak berjualan bisa di halaman rumahnya masing-masing.

 "Kami harap, mereka (pedagang) bisa maklum dengan kondisi kita sekarang ini," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Man Hidayat)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved