Breaking News:

Wabah Virus Corona

Terburuk Corona Indonesia: Warga Miskin Naik 3,78 Juta dan Pengangguran Tambah 5,2 Juta

Menteri Keuangan Sri Mulyani memproyeksikan jumlah orang miskin baru dan pengangguran bertambah di tengah pandemi corona.

Editor: Didik Triomarsidi
KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIA
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ketika memberikan keterangan kepada media melalui video conference di Jakarta, Selasa (24/3/2020). 

Editor: Didik Triomarsidi

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Wabah Virus Corona semakin berdampak di Indonesia. Bukan hanya membawa dampak pada soal sosial dan kesehatan, Covid-19 juga membuat perekonomian rakyat makin terpuruk.

Bahkan, Menteri Keuangan Sri Mulyani memproyeksikan jumlah orang miskin baru dan pengangguran bertambah di tengah pandemi corona.

Sri Mulyani menyatakan, orang miskin baru bisa bertambah hingga 3,78 juta orang jika mengikuti proyeksi terburuk.

Masih berdasarkan proyeksi terburuk, pengangguran di Indonesia bisa bertambah hingga 5,2 juta orang.

Daftar Kartu Prakerja di www.prakerja.go.id, Pelatihan Ada di Tokopedia, Ruangguru, Bukalapak

LIVE TVRI Rabu 15 April, Belajar dari Rumah Sajikan Jalan Sesama hingga Film Nasional: Nyai

UPDATE Corona di Dunia 15 April Pagi: 1,9 Juta Terinfeksi, 443.732 Sembuh, 119.403 Meninggal

Hal itu disampaikan Sri Mulyani setelag rapat kabinet bersama Presiden Joko Widodo melalui konferensi video, Selasa (14/4/2020).

"Angka kemiskinan kita mungkin akan meningkat dalam skenario berat bisa naik menjadi, tambahan 1,1 juta orang atau dalam skenario lebih berat kita akan menghadapi kemungkinan tambahan kemiskinan 3,78 juta orang," ujar Sri Mulyani.

"Angka pengangguran yang selama ini sudah menurun, kemungkinan akan mengalami kenaikan. Dalam skenario berat ada kemungkinan naik 2,9 juta orang pengangguran baru, skenario lebih berat bisa sampai 5,2 juta," ucap dia.

Untuk menghindari itu, pemerintah melakukan berbagai upaya, di antaranya melalui penyaluran Kartu Prakerja hingga memberikan bantuan sosial serta keringanan kredit yang dinilai akan meringankan beban hidup masyarakat.

Hal itu dilakukan Presiden Joko Widodo dengan menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Covid-19.

"Dalam situasi extraordinary ini dikeluarkan Perppu Nomor 1 Tahun 2020 untuk address issue di dalam dua pilar, keuangan negara dan sektor keuangan," ujar Sri Mulyani.

"Kenapa keuangan negara? Karena seluruh tekanan baik di kesehatan, sosial, dunia usaha, semua nanti akan bermuara ke keuangan negara," kata dia.

WHO Sebut 3 Vaksin Covid-19 Sudah Diuji pada Manusia, Kabar Baik saat Krisis Corona

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sri Mulyani: Skenario Terberat, Warga Miskin Bertambah 3,78 Juta",

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved