Kesehatan

Hipertensi Berisiko Tinggi Terpapar Covid-19, Begini Hasil Penelitian Penanganan Hipertensi

penggunaan nebivolol setiap hari efektif dan dapat membantu mengontrol tekanan darah secara lebih baik.

MENARINI INDONESIA UNTUK BPOST GROUP
ILUSTRASI pemeriksaan hipertensi pada pasien. 

Editor:  Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Meningkatkan kesadaran terkait penanganan hipertensi, Menarini Indonesia bersama sebuah tim peneliti di Korea Selatan telah merilis hasil dari penelitian Benefit.

Penelitian tersebut adalah observasional nebivolol sesuai kondisi praktik dokter sehari-hari terbesar yang pernah dilakukan terhadap 3.250 pasien hipertensi di Korea Selatan.

Hasilnya memperlihatkan penggunaan nebivolol setiap hari efektif dan dapat membantu mengontrol tekanan darah secara lebih baik.

WHO memperkirakan di Indonesia, persentase jumlah orang dewasa yang memiliki peningkatan tekanan darah meningkat dari 8 persen pada 1995 menjadi 32 persen pada 2008.

Riset Kesehatan Dasar 2018 memperlihatkan prevalensi hipertensi di Indonesia mencapai 34,1 persen, yang mengindikasikan adanya peningkatan penyakit kronis ini di Indonesia.

Penanganan hipertensi mengharuskan pasien mematuhi pengobatan yang direkomendasikan, dan ini pada akhirnya akan bergantung pada efektivitas dan tolerabilitas obat yang digunakan.

Cegah Hipertensi, 5 Makanan Sehat Ini Atasi Tekanan Darah Tinggi

Dokter Spesialis Ginjal dan Hipertensi se Kalimantan Ikuti Gathering The 1st Bonhu 2019

Banyak Penderita Tak Menyadari Gejalanya, Hipertensi, Penyebab Kematian Kelima Terbesar di Indonesia

Picu Penyakit Kronis Jantung dan Stroke, Simak 8 Gejala Hipertensi dan Tips Menurunkan Darah Tinggi

Hipertensi Awal Dari Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah, Begini Cara Pencegahannya

Penanganan juga melibatkan intervensi nonfarmakologis atau perubahan gaya hidup dan intervensi farmakologis yang mencakup berbagai kelas pengobatan antihipertensi yang diberikan sebagai pengobatan tunggal atau pengobatan kombinasi.

Kendati penyebaran Covid-19 di seluruh dunia semakin marak, 2,4 juta orang positif terkena virus ini dan lebih dari 165,000 kematian di dunia dan di Indonesia saat ini 6,575 orang positif terkena virus dan lebih dari 500 kematian, namun masih belum ada kejelasan terkait penyakit ini.

Penelitian awal menunjukkan pasien dengan komorbiditas dasar seperti penyakit jantung, hipertensi, dan diabetes memiliki risiko komplikasi lebih tinggi, yang bisa menyebabkan risiko kematian yang lebih tinggi akibat Covid-19.

Halaman
12
Penulis: Mariana
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved