PSBB di Kota Banjarmasin

PSBB di Banjarmasin, Sopir Angkot Semakin Khawatir Tambah Sulit Mencari Penumpang

Budi, sopir angkutan kota atau taksi kuning, mengaku bakal semakin sulit mencari penumpang bila PSBB berlaku nanti.

banjarmasinpost.co.id/jumadi
Jajaran Babinkamtibmas Polsekta Banjarmasin Tengah Melaksanakan sosialisasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Senin (20/4/2020) siang. 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - PSBB segera diberlakukan di Banjarmasin, ini yang dirasakan warga dan pekerja informal.

Seperti Budi, sopir angkutan kota atau taksi kuning, yang mengaku bakal semakin sulit mencari penumpang.

“Hari ini saja saya hanya mendapatkan dua penumpang, padahal sudah berputar-putar keliling kota, apalagi nanti,” ujar sopir yang biasa mangkal di Bundaran Jalan Hasanuddin HM ini.

PSBB di Banjarmasin Dimulai Jumat, Pemko Siapkan 30 Ribu Paket Sembako

49 Ucapan Selamat Hari Kartini 2020 Mulai Kata Mutiara, Puisi Hingga Kutipan RA Kartini

Sedang M Noor (25), pengemudi ojek online, mengaku mendukung PSBB.

“Malah seharusnya dilakukan dari awal supaya cepat memutus rantai Covid-19. Soalnya sudah lama penghasilan saya menurun karena tidak ada konsumen yang menggunakan jasa ojek online, “ ucap Noor.

Menurunnya konsumen akibat pemberlakukan aturan bekerja di rumah dan peliburan anak sekolah.

(edisi cetak)

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved