Kisah Inspiratif

Tanpa Diupah, Pemilik Lembaga Kursus di Banjarbaru ini Ikut Sumbang Tenaga Memproduksi APD

Untuk mengisi waktunya agar tetap produktif, Reni pun turut membikin Alat Pelindung Diri (APD) untuk keperluan tenaga medis.

banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
Reni pun turut membikin Alat Pelindung Diri (APD) untuk keperluan tenaga medis. 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - SELAMA pandemi Covid-19, banyak usaha barang dan jasa di Kalimantan Selatan yang terdampak. Termasuk juga usaha lembaga pendidikan.

Seiring liburnya sekolah karena kebijakan physical distancing atau menjaga jarak fisik, kursus bahasa asing, calistung (membaca, menulis, berhitung) hingga pelatihan tata boga yang dibuka Reni Andrina Rahmawati pun sepi.

Lembaga kursus di Jalan Sukarelawan, Loktabat Utara, Banjarbaru ini tutup sementara karena pemerintah melarang warga mengumpulkan banyak orang.

Untuk mengisi waktunya agar tetap produktif, Reni pun turut membikin Alat Pelindung Diri (APD) untuk keperluan tenaga medis.

Keberadaan Laudya Cynthia Bella Saat Engku Emran Pamer Foto di Rumah Hindari Virus Corona Disorot

LINK dan Jadwal Belajar dari Rumah TVRI Online Hari Ini, Jalan Sesama hingga Film Nasional

VIDEO dan LINK Cara Daftar Kartu PraKerja Gelombang 2, Masukan No Hp, KTP & Kode OTP

Saat ditemui di rumah kursusnya, perempuan berusia 37 tahun itu tampak sibuk mengukur dan menggunting lembaran kain spunbond sebagai bahan baku pakaian APD atau hazmat.

“Beginilah sekarang. Biasanya saat bimbingan belajar ramai, rumah penuh dengan orang, sekarang penuh dengan kain,” ujarnya, Selasa (21/4).

Dia mulai memproduksi APD pada akhir Maret 2020 ketika para peserta bimbel dan kursusnya memilih untuk meliburkan diri.

“Pada tanggal 23 April, Pemko Banjarbaru meliburkan sekolah. Mulai saat itulah para orangtua tidak berani anaknya ikut bimbel. Lalu memilih libur,” ujarnya.

Keterlibatannya dalam memproduksi APD berawal dari keprihatinan terhadap minimnya stok APD untuk petugas kesehatan.

Halaman
123
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved