Berita Kalteng

Petugas di Palangkaraya Suruh Balik Pengendara yang Tak Pakai Masker

Petugas dietmpatkan di tiga pos di batas Kota Palangkaraya untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

Penulis: Fathurahman | Editor: Alpri Widianjono
DISHUB KOTA PALANGKARAYA UNTUK BPOST GROUP
Petugas saat melakukan pemeriksaan kendaraan di perbatasan pintu masuk Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Sebanyak 15 orang dikerahkan untuk menjaga pos selama 24 jam di  pintu masuk Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Keberadaan pos, di Pahandut Seberang arah Buntok, Kelampangan Jalan Mahir Mahar arah Banjarmasin dan Jalan Tjilik Riwut arah Kasongan.

Tiga pintu masuk tersebut, sejak sepekan terakhir dijaga petugas dengan melalukan sosialisasi kepada para pengendara yang ingin masuk dan keluar Palangkaraya.

Para pengendara diperiksa suhu badannya, ditanyai tujuan, hingga melakukan pendataan identitas pengendara dan lainnya, termasuk penyemprotan disinfektan ke kendaraan.

UPDATE Corona di Kalteng : Pasien Positif Covid-19 Bertambah, Gugus Tugas Ungkap Rinciannya

Sembako Donasi Konsumen Alfamart Disalurkan untuk Warga Palangkaraya

Nasi Kotak TNI-Polri Gratis Dibagikan hingga ke Panti Asuhan di Palangkaraya

Warung Lapangan TNI-Polri di Pos Polisi Bundaran Palangkaraya Bantu Kalangan ini

Beberapa warga dari Kota Sampit yang ingin ke Palangkaraya, mengaku waswas dengan adanya penjagaan tersebut, karena khawatir saat diperiksa kemudian di suruh balik arah.

"Kami dari Sampit ingin ke Banjarmasin, tapi pos penjagaan banyak. Ada juga di perbatasan Kabubpaten Kotawaringin Timur,  masuk ke Katingan, Palangkaraya, juga ke perbatasan Kalimantan Selatan," rinci Rudianto, warga Sampit kepada Banjarmasinpost.co.id, Kamis (23/4/2020).

Dia mengatakan, untuk persiapan agar dalam perjalanan saat melewati pos penjagaan diperbatasan bisa lancar, dirinya meminta surat tugas dari kantor saat ingin bepergian keluar daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangkaraya, Alman Pakpahan, mengatakan, pihaknya menyiapkan setiap hari minimal ada 15 orang yang berjaga di pos.

"Kami lebih perketat lagi, pengendara wajib mengenakan masker. Jika saat lewat perbatasan tidak ada masker, akan kami perintahkan kembali untuk ambil masker. Kemarin ada 100 lebih pengendara yang ingin lewat pos tidak pakai masker, kami suruh kembali ke rumahnya untuk pakai masker. Ini ketentuan, harus ditaati," ujarnya. ( Banjarmasinpost.co.id/Faturahman)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved