Barito Putera

Pemain Barito Putera Kahar Musakkar yang Juga Piawai Main Sepak Takraw

Pemain Barito Putera asal Makassaar berada di kampung halaman karena tim diliburkan setelah kompetisi dihentikan akibat pandemi corona.

Instagram Barito Putera
Barito Putera menang telak saat uji coba melawan PS Bersaudara Group. Kahar Musakkar mencetak 2 gol di pertandingan itu. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Selain piawai dalam menggocek bola di lapangan hijau, striker muda Barito Putera Kahar Musakkar juga trampil dalam bermain bola takraw.

itu dilakukannya saat pencetak gol terbanyak EPA Liga 1 U-20 2019 mengisi waktu menjelang bedug Magrib ketika Ramadhan tiba di kampung halamannya di Makassar, Sulawesi Selatan.

Selama Ramadhan ini, Kahar berada di Makassar karena diliburkan tim Barito Putera akibat kompetisi dihentikan sementara.

Mengisi waktu sambil menjaga kondisi fisik, dia pun bermain sepak takraw bersama warga di depan rumahnya di Makassar.

"Biasanya sebelum bedug Magrib, sekitar pukul 17.00 Wita, main takraw dulu di depan rumah bersama warga," ujar Kahar kepada Banjarmasinpost.co.id, Minggu (26/4/2020).

Pemain Promosi Barito Hanya Kahar dan Bagas yang Pernah Diturunkan di Liga 1 2020, ini Kata Pelatih

Jerseynya Bertuliskan Kahar Kalu dan 72, Begini Maknanya Bagi Striker Muda Barito Putera

Cetak Dua Gol di Laga Uji Coba, Kahar Mussakar Harapkan Jadi Penglaris

Meski termasuk olahraga yang menenangkan, bermain takraw selama satu jam membuat tubuhnya berkeringat dan mengganti porsi latihan rutin menjaga kondisi.

"Lumayan juga berkeringat. Biasanya kalau tidak main takraw, ya saya naik sepeda keliling-keliling kampung saja untuk menjaga kondisi fisik," tambah pemain Barito Putera pertama yang menciptakan gol di Liga 1 musim 2020 ini.

Selain kedua olahraga itu, Kahar juga rutin jogging setiap sore ngabuburit keliling kampung menunggu waktu berbuka puasa.

"Namun, olahraga selama bulan Ramadan beda dengan bulan biasa. Biasanya porsi berolahraga lebih, sekarang dikurangi karena besoknya kembali berpuasa," terang Kahar.

Disinggung mengenai tradisi Ramadan di kampung halaman, dengan antusias Kahar menjelaskan, bahwa di tempatnya sehari sebelum masuknya bulan suci ada tradisi makan bersama bagi warga.

"Seperti apa yang namanya, seperti orang pengajian berkumpul dan makan bersama sambil memanjatkan doa," kata dia.

Kahar menhgakui, saat Ramadan ini masih bersedih karena sudah setahun ayahnya meninggal, sehingga hal itu dia dan keluarga peringati bersama dengan acara pengajian.

(Banjarmasin post.co.id/Khairil Rahim)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved