Breaking News:

Wabah Corona di Kalteng

Zona Merah Diperketat, Positif Covid-19 Palangkaraya Capai 37 Kasus

Positif Covid-19 yang ada di Kota Palangkaraya tercatat sebanyak 37 orang, 27 orang dalam perawatan, 8 orang sembuh dan 2 orang meninggal dunia.

Penulis: Fathurahman | Editor: Alpri Widianjono
DISHUB KOTA PALANGKARAYA UNTUK BPOST GROUP
Jalan darat masuk ke Kota Palangkaraya dijaga petugas gabungan untuk memeriksa kesehatan pengendara yang keluar masuk Ibu Kota Kalteng tersebut, Minggu (25/4/2020). 

Editor:  Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pemerintah Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, memperketat pengawasan pada enam kelurahan yang masuk zona merah penyebaran Covid-19 dengan membentuk posko untuk mencegah penyebaran wabah corona.

Ini terkait terus bertambahnya kasus positif Covid-19 yang ada di Kota Palangkaraya yang hingga Sabtu (24/4/2020) tercatat sudah 37 orang.

Kemudian, sebanyak 27 orang dalam perawatan, 8 orang sembuh dan 2 orang meninggal dunia.

Kondisi ini membuat Wali Kota Palangkaraya, Fairid Naparin, mengambil sikap lebih ketat untuk melakukan pengawasan pada  enam kelurahan setempat yang masuk zona merah Covid-19 tersebut.

"Pengawasan kelurahan zona merah diperketat, dibentuk posko untuk pengawasan kelurahan tersebut," ujarnya.

Petugas di Palangkaraya Suruh Balik Pengendara yang Tak Pakai Masker

Penjual Daging Ayam di Pasar Tradisional Palangkaraya Mengurangi Pasokan

Sembako Donasi Konsumen Alfamart Disalurkan untuk Warga Palangkaraya

Maksimalkan Mobile Banking, Perbankan di Kalteng Kampanyekan Hindari Penyebaran Covid-19

Dia mengatakan, dari sebanyak 30 kelurahan di Palangkaraya, ada enam kelurahan yang masuk zona merah penyebaran Covid-19.

"Kelurahan yang masuk zona merah di Palangkaraya tersebut antara lain, Kelurahan Bukittunggal, Kelurahan Palangka, Menteng, Panarung, Pahandut, dan Langkai," sebutnya.

Sementara itu, Lurah Bukittunggal Palangkaraya, Heri Fauzy, saat dikonfirmasi, Minggu (25/4/2020), mengatakan kepada Banjarmasinpost.co.id, tim Gugus Tugas, petugas TNI-Polri , juga petugas dari instansi lainnya, masih melakukan pertemuan untuk pengawasan dan pembentukan posko di kelurahan zona merah tersebut. 

"Untuk kelurahan zona merah, terutama pada RT yang warganya ada yang positif Covid-19, akan dilakukan penjagaan oleh tim  Untuk warga yang keluar masuk lokasi tersebut. Kami masih melakukan rapat terkait kebijakan tersebut, ada beberapa instansi yang dilibatkan,"ujarnya.

Sementara itu, Pemerintah Kota Palangkaraya dan Pemprov Kalteng telah menyiapkan Asrama Haji Al Mabrur di Jalan George Obos sebagai tempat penampungan untuk karantina orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP).

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangkaraya, Alman Pakpahan, mengatakan, pihaknya dan tim lainnya tetap melakukan penjagaan di tiga titik jalan darat masuk Kota Palangkaraya.

"Kami melakukan pemeriksaan suhu badan pengendara, termasuk melakukan penyemprotan disinfektan kendaraanya," tegasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Faturahman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved