Breaking News:

Pendangkalan Sungai Mentaya

Sungai Mentaya Sampit Dangkal, Kapal Melintas Harus Pakai Kapal Pandu

Pendangkalan Sungai Mentaya menjadi pekerjaan rumah bagi Dinas Perhubungan Kotim maupun pihak Pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Penulis: Fathurahman | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/FATURAHMAN
Kapal besi dengan tonase besar saat pembawa minyak maupun hasil tambang dibantu kapal pandu saat melewati Sungai Mentaya, Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Pendangkalan Sungai Mentaya, Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim),  Kalimantan Tengah, mengganggu keluar masuk kapal angkutan barang dan kapal penumpang.

Situasi demikian sudah berlangsung sejak dua tahun terakhir.

Keluhan ini disampaikan Pengusaha Pelayaran di Sampit kepada Dinas Perhubungan Kotim maupun pihak Pelabuhan Sampit, sehingga ini menjadi pekerjaan rumah bagi instansi pemerintah.

Kepala Dinas Perhubungan Kotim, H Fadlianoor, tidak menyangkal adanya keluhan kapal penumpang terhadap terjadinya pendangkalan alur Sungai Mentaya tersebut.

Karena itu, lanjut dia, pihaknya pun terus mengupayakan agar bisa ditangani segera.

Sungai Mentaya Kabupaten Kotim Dangkal, Kapal Tunggu Air Pasang

Sungai Mentaya di Sampit Dangkal, Nakhoda Waspadai Sejumlah Titik

Pulau Lepeh dan Hanaut Kotim Bakal Jadi Taman Buaya, Susur Sungai Mentaya Bisa Lihat ini

Menurut Fadlian, saat ini, yang harus dan wajib dilakukan oleh pihak pelayaran setiap kapal.

Khususnya, kata dia, kapal bertonase besar seperti kapal penumpang maupun barang yang ingin melintas harus menggnakan kapal pandu.

"Terutama saat alur sungai belum begitu tinggi, semua kapal penumpang maupun barang yang dengan tonase besar wajib di kawal oleh kapal pandu agar tidak kandas di tengah jalan menuju pelabuhan," ujarnya.

(Banjarmasin post.co.id/Faturahman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved