Berita Kalteng

Kadiskominfo Kapuas Imbau Warga Jangan Sebar Hoaks tentang Covid-19

Diskominfo Kabupaten Kapuas meminta masyarakat jangan mudah percaya terhadap berita hoaks dan menjadi penyebar Informasi bohong mengenai Covid-19.

BANJARMASINPOST.CO.ID/FADLY SETIA RAHMAN
Dr H Junaidi, SE, SKM, M.AP, M.Kes, Kadis Kominfo Kabupate Kapuas, Kalteng, Rabu (29/4/2020). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kapuas, Kalteng,  H Junaidi, mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat di wilayah Kabupaten Kapuas untuk tidak menyebar berita hoaks tentang Covid-19.

Hal tersebut dimaksudkan agar para masyarakat tidak termakan dengan informasi yang tidak pasti akan kebenarannya.

Dirinya menegaskan agar masyarakat jangan mudah percaya terhadap berita hoaks dan menjadi penyebar Informasi bohong mengenai Covid-19.

"Tetap tenang dan selalu waspada serta selalu ikuti petunjuk Pemerintah Daerah guna memutus mata rantai penyebaran Corona," ucapnya, Rabu (29/4/2020).

PC NU Kapuas Sosialisasikan Pencegahan Covid-19, Ini yang Disampaikan

Bawa Sabu Paket Hemat, Lelaki ini Dibekuk Satresnarkoba Polres Kapuas

Kemenag bersama BAZNAS Kapuas Salurkan Zakat melalui UPZ

Cegah Balapan Liar, Satlantas Polres Kapuas Tingkatkan Patroli selama Ramadan

Razia Miras, Polsek Kapuas Kuala Amankan 113 Botol Berisi Arak Putih

Kadis Kominfo juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Diskominfo Kapuas setiap harinya selalu memberikan informasi terkait perkembangan Covid-19 di Kabupaten Kapuas.

"Apabila masyarakat ingin mendapatkan informasi yang akurat berkenaan dengan pemberitaan Covid-19 agar bisa mengunjungi Sosial media yang dimiliki Dinas Kominfo Kapuas seperti Facebook, Instagram, Website maupun Youtube," pintanya.

Ia menambahkan dalam penyebaran hoaks terdapat sanksi atau hukuman, sebab telah membuat kepanikan di tengah masyarakat.

Oleh karena itu menurutnya, setiap pelaku penyebar hoaks dapat dipidana sesuai dengan ketentuan Pasal 45 ayat (1) jo Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan/atau Pasal 14 ayat (1) UU Nomor 14 Tahun 1946 dengan Hukuman Penjara Enam Tahun dan Denda Rp 1 miliar.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kapuas itu pun mengharapkan masyarakat untuk berempati kepada para penderita Covid-19, para tenaga medis yang tengah berjuang di garda terdepan dalam menangani pandemi ini.

( Banjarmasinpost.co.id/Fadly Setia Rahman)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved