Tajuk

KPK di Tengah Pandemi

Penangkapan di tengah pandemi Covid-19 ini hanya dinilai tindak lanjut, dan bukan terhitung pengungkapan kasus baru.

BANJARMASINPOST.CO.ID - Di tengah bebagai sorotan mengenai kinerja penanganan kasus yang terus menurun dan buronnya sejumlah tersangka, tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dibantu polisi menangkap tersangka Ketua DPRD Kabupaten Muara Enim Aries HB (AHB) dan Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim Ramlan Suryadi (RS).

Memang, salah satu tersangka adalah ketua DPRD, meski demikian penangkapan di tengah pandemi Covid-19 ini hanya dinilai tindak lanjut, dan bukan terhitung pengungkapan kasus baru.

Seperti diketahui, penetapan kedua tersangka merupakan pengembangan kasua suap dari Okto Robi Fahlevi kepada Bupati Muara Enim Ahmad Yani dan Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan PPK di Dinas PUPR Muara Enim Elfin Muhtar, yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) pada 2 September 2019.

Namun terlepas dari itu, bila dilihat dalam jumpa pers penangkapan kasus ini yang disampaikan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di kantor KPK, Jakarta, Senin (27/4), ada yang berbeda dari biasanya. Kedua tersangka yang mengenakan jaket orange ikut dibawa ke konferensi pers, layaknya gelar perkara di kepolisian. Biasanya konferensi pers di lembaga antirasuah ini hanya dihadiri perwakilan KPK.

Kebiasaan baru ini bisa dilihat dalam dua perspektif, pertama style dari pimpinan KPK yang memang berasal dari kepolisian, sehingga membawa gaya di instansinya ke KPK ataukah ingin menunjukan bahwa mereka memang bekerja, dan tidak loyo sebagaimana tudingan masyarakat antikorupsi.

Nah pertanyaannya kemudian, apakah kebiasaan baru ini akan berlanjut. Katakan yang ditangkap kemudian adalah seorang pejabat tinggi pemerintahan, apakah KPK masih tetap ‘berani’ membawa mereka ke depan media.

Semoga saja bila tujuannya untuk menambah efek jera, bisa dilanjutkan. Jangan sampai tebang pilih dan muncul kesan, beraninya penegak hukum cuma memajang pelaku pencurian, begal, copet dan kriminal lain.

Selanjutnya, tak kalah penting di tengah pandemi kali ini, KPK juga harus ingat bahwa mereka memiliki tugas yang tak kalah penting, mengejar para pelaku korupsi yang masih kabur. (*)

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved