Ragam Ramadan di Benua Biru

Sandy Tak Kuat Puasa Ikuti Waktu Kutub Utara

Di Arkhangelsk, siang berlangsung 21 jam, makanya matahari tampak lebih lama dan terik, sahur pukul 01.00, buka pukul 21.00

istimewa
Sandy Saputra 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID - Usianya masih terbilang muda, 26 tahun.

Namun perjalanan Sandy Saputra bisa dikatakan sangat jauh.

Mahasiswa Indonesia ini sudah dua tahun berada di Kutub Utara, tepatnya di Arkhangelsk, Rusia.

Sandy tengah menempuh pendidikan di Northern Arctic Federal University.

“Jurusan Regional Studies-Arctic Focus. Dapat beasiswa dari pemerintah Rusia pada 2018,” kata Sandy mengawali ceritanya kepada Tribun Network.

KRONOLOGI Meninggalnya Wali Kota Tanjungpinang, Masih Pakai Ventilator saat Diisolasi Covid-19

Cara Melaksanakan Sholat Dhuha & Doa yang Dibaca Lengkap Bahasa Arab & Indonesia

LENGKAP Kumpulan Soal dan Kunci Jawaban Kelas 1-6 SD TVRI Rabu 29 April: Lagu Pakaian Adat & X-Sains

Dia pun harus menjalani keseharian yang jauh berbeda dengan di Indonesia.

Di Arkhangelsk, siang berlangsung 21 jam.

Saat ini Rusia memasuki musim semi.

Makanya matahari tampak lebih lama dan terik.

Halaman
123
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved