Wabah Corona di Kalsel

Perkumpulan ini Beri Bantuan Beras 10 Ton untuk Lima Kecamatan di Banjarmasin

Beras diperuntukkan bagi warga yang kesulitan ekonomi seperti korban pemutusan hubungan kerja (PHK).

banjarmasinpost.co.id/Syaiful Anwar
Penyerahan bantuan beras ke Pemko Banjarmasin 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Saat menunggu paket sembako plus uang dan bantuan langsung tunai (BLT) untuk warga yang terdampak wabah corona, Kecamatan Banjarmasin Barat mendapat kiriman dua ton beras.

Empat ratus bungkus beras yang masing-masing seberat lima kilogram itu merupakan sumbangan Perkumpulan Rukun Sejahtera Fuqing Banjarmasin.

Beras diperuntukkan bagi warga yang kesulitan ekonomi seperti korban pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Ada bantuan berupa beras 10 ton yang dibagikan ke lima kecamatan. Setiap kecamatan dapat dua ton atau 400 bungkus beras lima kilogram,” kata Camat Banjarmasin Barat, Hj Karlina, Rabu (29/4).

Iris Tangan Pakai Pisau, Penyebab Dewi Sandra Coba Bunuh Diri di Masa Lalu Diungkap pada Shireen

JAWABAN Lengkap Soal Khan Academy Hari, Bulan dan Jam SD Kelas 1 2 3 Live TVRI Hari Ini

Cara Daftar Listrik Gratis Non Subsidi 900 VA dan 1300 VA di Login www.lightup.id

Beras, menurut Karnila, secepatnya dibagikan ke sembilan kelurahan di Banjarmasin Barat dan didistribusikan kepada warga yang memerlukan. Kecamatan sudah berkoordinasi dengan kelurahan.

“Kami bagikan bantuan ini dulu. Kalau ada warga pendatang kan kasihan mereka tidak punya NIK di sini sementara sudah kehilangan pekerjaan,” ujarnya.

Sedangkan Kecamatan Banjarmasin Tengah sudah mendapat kiriman paket sembako serta uang Rp 250 ribu terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dari Pemko Banjarmasin.

Jumlahnya 643 paket dan dibagikan ke tiga kelurahan. Kertak Baru Ulu 155 paket, Kertak Baru Ilir 165 paket dan Antasan Besar 323 paket.

Lurah Kertak Baru Ilir, Ain Roselly Syahsalina, mengatakan ada beberapa kriteria kepala keluarga (KK) yang didaftarkan mendapatkan bantuan tersebut.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved