Wabah Virus Corona

Tips Dapat Kelonggaran Kredit dari Sri Mulyani, UMKM Harus Siapkan Ini

Menteri Keuangan menetapkan syarat bagi UMKM yang ingin mendapatkan fasilitas pelonggaran kredit akibat pandemi virus Corona.

Shutterstock.com
Ilustrasi UMKM yang ingin dapat pelonggaran kredit dari pemerintah. 

Editor : Didik Trio Marsidi

BANJARMASINPOST.CO.ID - UMKM yang ingin mendapatkan fasilitas pelonggaran kredit saat pandemi virus Corona, begini syarat yang diajukan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menjelaskan, pelaku usaha yang ingin mendapatkan fasilitas keringanan pembayaran angsuran itu harus memiliki rekam jejak yang baik. Dalam artian, UMKM yang bersangkutan selama ini bisa membayar kredit dan masuk dalam kategori lancar.

Selain itu, pelaku UMKM juga harus memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan merupakan pembayar pajak yang baik.

"Jadi mereka tidak masuk di dalam daftar hitamnya OJK (Otoritas Jasa Keuangan)," ujar Sri Mulyani dalam video conference, Rabu (30/4/2020).

Soal & Jawaban SD Kelas 4-6 Belajar dari Rumah TVRI Kamis 30 April, Kerajaan Tarumanegara

Cara Daftar Listrik Gratis Non Subsidi 900 VA dan 1300 VA di Login www.lightup.id

BERLANGSUNG Tema Hari Bulan & Jam Kelas 1 2 3 SD Belajar dari Rumah TVRI, Berapa Lama Aria Belajar?

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, perbankan atau lembaga pembiayaan juga memiliki syarat untuk bisa memberikan keringanan kredit, yaitu berupa pengajuan proposal yang diverifikasi oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Verifikasi Proposal

Di dalam proposal tersebut, nantinya tercantum mengenai kondisi debitur yang bakal diberi bantuan keringanan pembayaran kredit. Debitur tersebut harus merupakan korban dari pandemi covid-19.

Dengan proposal yang telah terverifikasi tersebut, pemerintah bisa memberikan subsidi berupa pembayaran bunga selama enam bulan kepada debitur yang bersangkutan.

"Syarat, seperti yang sudah disampaikan oleh Menko (Airlangga), pemerintah akan minta bank untuk membuat proposal," ujar Sri Mulyani.

Sebelumnya dijelaskan, pemerintah memberikan keringanan pembayaran bunga untuk debitur kategori mikro dan kecil, atau dengan nilai pinjaman di bawah 500 juta atau setara dengan Kredit Usaha Rakyat ( KUR) sebesar 6 persen untuk tiga bulan pertama. Bunga pinjaman tersebut akan ditanggung pemerintah.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved