Breaking News:

Wisata Religi di Banjarmasin

VIDEO Kompleks Makam Pangeran Antasari Wisata Religi di Banjarmasin

Pangeran Antasari dianugerahi gelar sebagai Pahlawan Nasional dan Kemerdekaan oleh Pemerintah Republik Indonesia pada 23 Maret 1968.

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Alpri Widianjono

Editor:  Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pangeran Antasari adalah salah satu pahlawan kelahiran Kayutangi, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan.

Pangeran tersebut  wafat di Bayan Begok, Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Sekitar 91 tahun, jenazah sang pangeran terkubur di pinggiran Hulu Sungai Barito.

Hingga kemudian, atas keinginan rakyat Banjar serta persetujuan keluarga, makam Pangeran Antasari pun kemudian dibongkar pada 11 November 1959.

Terkubur 91 Tahun di Kalteng, Jasad Pangeran Antasari Dipindah ke Banjarmasin

Atap Pendopo Makam Pangeran Antasari Bergaya Rumah Banjar

Terkubur 91 Tahun di Kalteng, Jasad Pangeran Antasari Dipindah ke Banjarmasin

Ada Makam Ratu Pangeran Antasari Juga di Kota Banjarmasin

Selanjutnya,, jasad sang pangeran kembali dimakamkan di tempat sekarangnya sekarang, kompleks pemakaman pejuang rakyat Banjar yang berada di Jalan Masjid Jami (tembus Malkontemon), Kelurahan Surgi Mufti, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan.

Saat itu, ketika dilakukan pengangkatan kerangka Pangeran Antasari, yang masih utuh adalah tulang tengkorak, tempurung lutut dan beberapa helai rambut.

Pangeran Antasari dianugerahi gelar sebagai Pahlawan Nasional dan Kemerdekaan oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui SK No.06/TK/1968 di Jakarta, tertanggal 23 Maret 1968.

Dan karenanya, Provinsi Kalsel memiliki gelar, yakni Bumi Antasari.

Nama pahlawan ini juga diabadikan menjadi nama Korem 101/Antasari.

(Banjarmasinpost.co.id/Frans)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved